Luwu, A24 Media – Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Hj. Kurniah Patahudding menegaskan pentingnya peran organisasi perempuan sebagai wadah inklusif yang mampu mengatasi tantangan diskriminasi, stereotip gender, serta minimnya dukungan lingkungan.
Menurutnya, organisasi perempuan harus menjadi ruang pemberdayaan yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup perempuan, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan keluarga.
“Organisasi dapat menjadi tempat saling mendukung, berbagi pengalaman, dan mengembangkan diri. Melalui program pendidikan, ekonomi, hukum, dan sosial, perempuan dapat memperoleh akses informasi dan sumber daya untuk meningkatkan kapasitasnya,” ujar Hj. Kurniah saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema Pemberdayaan Perempuan Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi di Trans Cafe and Resto Belopa, Selasa (12/08/2025).
Kegiatan yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu ini juga dihadiri 18 organisasi wanita. FGD menghadirkan narasumber aktivis perempuan asal Makassar, Musna, M.Ak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu, Hj. Hidayah Made, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesetaraan gender, partisipasi, dan kualitas perempuan di berbagai sektor.
“Selain memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana mengidentifikasi masalah yang dihadapi sehingga dapat dirumuskan menjadi program kerja yang tepat sasaran,” tuturnya.














Komentar