Panen Perdana Oplah di Rante Damai, Produktivitas Padi Capai 8,9 Ton per Hektare

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, A24Media – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah). Upaya tersebut ditandai dengan panen perdana lahan reguler dan Oplah masa tanam April–September 2026 di Desa Rante Damai, Kecamatan Walenrang Timur, Kamis (17/9/2026).

Panen perdana berlangsung di lahan yang dikelola Kelompok Tani Taman Harapan dengan menggunakan varietas padi Ciherang. Berdasarkan laporan teknis Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, produktivitas riil pertanaman mencapai 8,9 ton per hektare, sedangkan hasil ubinan tercatat sebesar 11,2 ton per hektare.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Moch. Arsal Arsyad, menyampaikan bahwa Kabupaten Luwu memperoleh program Oplah dari Kementerian Pertanian RI pada 2025.

Program tersebut mencakup optimalisasi lahan rawa seluas 1.708 hektare dan lahan nonrawa seluas 861 hektare. Pelaksanaannya diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian, produktivitas, serta indeks pertanaman (IP).

“Tujuan utama kegiatan Oplah ini adalah meningkatkan indeks pertanaman dari IP 180 menjadi IP 200, dengan target akhir mencapai IP 300,” ujar Moch. Arsal Arsyad.

Baca Juga :  Bupati Luwu Gelar Coffee Morning Bahas Isu Strategis dan Persoalan Sampah

Khusus di Kecamatan Walenrang Timur, program Oplah telah mendorong peningkatan indeks pertanaman dari IP 180 menjadi IP 200. Capaian tersebut didukung kerja keras petani serta pendampingan para penyuluh pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu H. Patahudding meminta para penyuluh pertanian dan kepala desa melakukan identifikasi terhadap wilayah yang mengalami kekeringan. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting untuk mencapai target peningkatan indeks pertanaman hingga IP 300.

“Untuk mencapai target IP 300, persoalan utama adalah air. Karena itu, saya meminta agar daerah-daerah yang mengalami kekeringan segera diidentifikasi,” kata Bupati Luwu.

Bupati juga menyebutkan program PMAS di Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, dengan luasan sekitar 500 hektare yang telah diarahkan untuk mendukung pencapaian IP 300. Selain itu, ia mengharapkan dukungan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk memenuhi kebutuhan prapanen maupun pascapanen.

Pemerintah Kabupaten Luwu menargetkan penanaman padi kembali dimulai pada November mendatang. Dengan langkah tersebut, peningkatan indeks pertanaman hingga IP 250 diharapkan dapat dicapai.

Baca Juga :  Sapi Raksasa “Parikesit” Berbobot 1 Ton Lebih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Bupati menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian serta mendorong petani tetap mengolah lahan sawah.

“Tidak ada alasan petani tidak turun mengolah sawah. Kita harus terus mendorong produktivitas pertanian dan memastikan lahan dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Dr. Ismaya Nita Rianti Parawansa, mengapresiasi kondisi pertanian Kabupaten Luwu yang dinilai masih hijau dan memiliki lahan subur.

Ia menilai peningkatan indeks pertanaman dari IP 180 menjadi IP 200 merupakan perkembangan positif bagi sektor pertanian Kabupaten Luwu.

Menurutnya, Polbangtan Gowa merupakan institusi binaan Kementerian Pertanian yang telah melahirkan banyak alumni sebagai penyuluh pertanian, termasuk yang bertugas di Kabupaten Luwu.

Dukungan sumber daya manusia dan pendampingan pertanian tersebut diharapkan terus memperkuat produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di Kabupaten Luwu.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kominfo SP Luwu

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru