Luwu, A24MEDIA – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat kerja sama dalam pembangunan daerah melalui penguatan Forum Desa, sebuah wadah dialog partisipatif yang digagas oleh Kelompok Kerja Percepatan Investasi (Pokja).
Kegiatan perdana Forum Desa berlangsung di Desa Tumbubara, Kecamatan Bajo Barat, dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, anggota Pokja, warga, serta jajaran manajemen MDA.
Forum ini diharapkan menjadi sarana strategis untuk menyatukan aspirasi dan rencana pembangunan antara masyarakat, pemerintah, serta dunia usaha.
Sekretaris Pokja, Zulkarnain, menilai Forum Desa sebagai instrumen penting dalam memperkuat komunikasi lintas sektor.
“Forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga wadah koordinasi agar arah pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi desa-desa di sekitar wilayah operasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menyatakan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh pendekatan kolaboratif tersebut.
“MDA siap berkontribusi aktif dalam pengembangan masyarakat melalui kemitraan yang saling memperkuat,” katanya.
Selain dialog, Forum Desa juga mencakup kegiatan pemetaan kondisi lapangan, aktivitas ekonomi lokal, dan potensi kemitraan antara desa dengan dunia usaha. Hasil pemetaan itu akan menjadi dasar penyusunan agenda kerja Forum Desa, termasuk langkah nyata untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa di kawasan lingkar tambang Awak Mas Project.
Salah satu peserta, Ikram dari Kelompok Kandang Ledo, berharap forum ini dapat mendorong pengembangan komoditas unggulan seperti gula semut dan gula cair yang menjadi andalan petani lokal. Ia juga menyoroti potensi besar kakao dan jagung di Desa Tumbubara yang diminati warga.
Tokoh masyarakat Mukaddim menambahkan pentingnya peran BUMDes dalam memperkuat perekonomian desa.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, MDA, dan masyarakat terus berlanjut agar program pemberdayaan bisa berjalan berkesinambungan,” ujarnya.
Ke depan, penguatan Forum Desa akan diperluas ke 21 desa lingkar tambang. Baik Pokja maupun MDA menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi lintas pihak, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.














Komentar