Empat Ketua DPRD Tana Luwu Temui Komisi II DPR RI, Dorong Percepatan DOB Provinsi Luwu Raya

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, A24MEDIA – Upaya pembentukan Provinsi Luwu Raya kembali menguat di tingkat pusat. Empat pimpinan DPRD dari wilayah Tana Luwu dijadwalkan memaparkan langsung aspirasi pemekaran daerah dalam forum resmi bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (11/02/2026).

Agenda yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB itu menjadi momentum penting dalam rangkaian panjang perjuangan Daerah Otonom Baru (DOB) Luwu Raya. Delegasi legislatif dari empat kabupaten/kota datang membawa dokumen dan argumentasi strategis guna meyakinkan pemerintah pusat bahwa Luwu Raya telah memenuhi syarat menjadi provinsi tersendiri.

Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, dipercaya menyampaikan pokok-pokok pemaparan di hadapan anggota Komisi II. Ia menegaskan terdapat dua substansi utama yang akan ditekankan dalam ekspose tersebut.

Baca Juga :  Kepala Daerah Luwu Raya Serempak Tak Hadir di Rakor Gubernur Sulsel

Pertama, pihaknya akan menyerahkan surat resmi dari Datu Luwu yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia. Dokumen itu menjadi simbol dukungan kultural dan historis masyarakat Tana Luwu terhadap pembentukan provinsi baru. Surat tersebut akan dititipkan melalui Komisi II untuk diteruskan kepada Presiden.

Kedua, delegasi akan memaparkan hasil kajian akademik yang disusun lembaga riset di bawah Kementerian Dalam Negeri. Berdasarkan hasil kajian tersebut, Luwu Raya dinilai sangat memenuhi kriteria pembentukan provinsi, ditinjau dari aspek kemampuan fiskal, potensi ekonomi, luas wilayah, hingga kesiapan administratif.

Baca Juga :  Bupati Luwu Tunjuk Drs. Muh. Rudi sebagai Plh Sekda, Tokoh Pemuda Nilai Langkah Tepat

“Dengan dua poin yang kami sampaikan hari ini, kami memohon adanya diskresi Presiden agar proses ini bisa mendapat perhatian khusus,” ujar Husain.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membuka kembali ruang kebijakan di tengah masih berlakunya moratorium pemekaran daerah. Dukungan akademik dari Kemendagri serta legitimasi adat dari Kedatuan Luwu diyakini memperkuat posisi tawar perjuangan DOB Luwu Raya di hadapan pemerintah pusat.

Para pimpinan DPRD optimistis, langkah ini dapat mempercepat realisasi Provinsi Luwu Raya sebagai strategi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
MK Tolak Perkara Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Tak Punya Legal Standing
PS Luwu U-15 Hantam SSB Sumbawa Muda 3-0, Selangkah Lagi ke 8 Besar Nasional
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:53 WITA

Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA