Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Penggemar dan Musisi Tanah Air Berduka

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Vidi Aldiano, Sumber: Instagram

Vidi Aldiano, Sumber: Instagram

Jakarta, A24Media – Dunia musik Indonesia berduka atas kepergian penyanyi Vidi Aldiano. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi para penggemar dan pelaku industri musik. Di balik perjalanan kariernya yang dikenal luas publik, terdapat kisah menarik tentang asal-usul namanya yang sarat makna namun jarang diketahui banyak orang.

Pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano itu lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia merupakan putra sulung dari pasangan Harry Aprianto Kissowo dan Besbarini. Vidi adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Dua adiknya, Diva Stradivaryan dan Vadi Akbar, juga terjun di dunia musik.

Secara garis keturunan, Vidi memiliki latar budaya yang beragam. Dari pihak ayah ia mewarisi darah Jawa, sementara dari ibunya ia memiliki keturunan Minangkabau. Keluarga ayahnya juga memiliki hubungan dengan penyanyi keroncong legendaris Indonesia, S. Darsih Kissowo.

Makna Filosofis di Balik Namanya

Nama yang diberikan kepada Vidi bukan sekadar rangkaian kata. Setiap bagian memiliki makna khusus. Nama Oxavia mencerminkan filosofi keseimbangan dalam kehidupan—sebuah pandangan bahwa segala sesuatu sebaiknya tidak berlebihan.

Sementara itu, makna paling unik justru terdapat pada nama Aldiano. Nama tersebut merupakan akronim dari kalimat “Alhamdulillah Dia Nongol.”

Ungkapan ini lahir dari peristiwa menegangkan saat proses kelahirannya. Ketika ibunya melahirkan, kondisi keduanya disebut sangat kritis karena sang ibu mengidap penyakit serius. Situasi itu membuat keluarga berada dalam kecemasan besar.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel Ajukan Proyek Strategis ke Pusat, Dorong Percepatan Infrastruktur

Namun setelah melalui proses persalinan yang berat, ibu dan bayi akhirnya berhasil diselamatkan. Dalam rasa syukur yang mendalam, sang ayah spontan mengucapkan kalimat, “Alhamdulillah dia nongol.” Kalimat itulah yang kemudian diabadikan menjadi bagian dari nama keluarga Vidi.

Adapun panggilan “Vidi” sendiri merupakan singkatan dari dua unsur namanya, yakni Oxavia dan Aldiano.

Tumbuh di Lingkungan yang Kental dengan Musik

Ketertarikan Vidi terhadap musik terbentuk sejak kecil. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia seni. Ibunya diketahui mengajar kursus piano, sementara kakeknya dikenal sebagai penyanyi keroncong.

Sejak usia dini, Vidi sudah terbiasa mendengar berbagai jenis suara musikal, mulai dari jingle iklan di televisi hingga lantunan azan. Kebiasaan tersebut membuatnya sering menirukan nada yang ia dengar.

Melihat minat itu, orang tuanya kemudian mendorongnya mengikuti berbagai lomba menyanyi. Bahkan ketika berusia sekitar dua setengah tahun, ia sudah meraih juara ketiga dalam sebuah kompetisi menyanyi anak-anak.

Pada usia tiga tahun ia mulai belajar piano langsung dari ibunya. Saat duduk di bangku sekolah dasar, ia juga mempelajari alat musik biola. Ketertarikannya terhadap dunia tarik suara semakin serius ketika memasuki masa sekolah menengah pertama.

Pendidikan dan Perjalanan Akademik

Vidi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di sekolah-sekolah di bawah Yayasan Al-Azhar. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan kuliah di Universitas Pelita Harapan.

Baca Juga :  Sapi Raksasa “Parikesit” Berbobot 1 Ton Lebih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Awalnya ia mengambil jurusan Teknik Elektro sebelum akhirnya memutuskan pindah ke program studi Manajemen. Di tengah aktivitasnya sebagai penyanyi, ia tetap memberi perhatian besar pada pendidikan.

Untuk memperdalam pengetahuan musik, ia juga mengikuti program musim panas di Berklee College of Music, tempat ia mempelajari teknik vokal, teori musik, serta sejarah musik secara lebih formal.

Pada 2013, ia berhasil menyelesaikan studi sarjana dengan prestasi akademik yang baik. Semangat belajarnya tidak berhenti di sana. Vidi kemudian melanjutkan pendidikan magister di University of Manchester pada program Innovation Management and Entrepreneurship. Ia lulus pada 2015 dengan predikat cum laude.

Perjalanan Hidup yang Menginspirasi

Kisah hidup Vidi Aldiano tidak hanya tentang karier musik yang sukses. Dari proses kelahiran yang nyaris merenggut nyawa, filosofi nama yang lahir dari rasa syukur, hingga dedikasinya pada pendidikan, perjalanan hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Nama Aldiano, yang berasal dari ungkapan syukur keluarganya, seolah menjadi simbol perjalanan hidupnya sejak awal—bahwa keberadaannya di dunia merupakan anugerah yang penuh makna.

Namun takdir berkata lain. Di usia yang masih relatif muda, perjuangannya harus terhenti setelah melawan kanker ginjal. Kepergian Vidi meninggalkan jejak mendalam di dunia musik Indonesia serta kenangan yang akan terus hidup di hati para penggemarnya.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
Dari Henan ke Belopa: Pengusaha Restoran Shanghai Akan Nikahi Gadis Luwu, Uang Panai’ Rp200 Juta
MK Tolak Perkara Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Tak Punya Legal Standing
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:53 WITA

Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA