LUWU, A24MEDIA – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka untuk sejumlah jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah. Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor: 800/18-PANSEL/BKPSDM/V/2026 yang diterbitkan pada 22 Mei 2026 di Belopa.
Pengumuman itu disampaikan setelah seluruh rangkaian tahapan seleksi selesai dilaksanakan, mulai dari penilaian kompetensi melalui Assessment Center, penelusuran rekam jejak, penulisan makalah hingga tes wawancara bagi para peserta.
Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemerintah Kabupaten Luwu, Drs. Muhammad Rudi, M.Si, menjelaskan bahwa peserta yang diumumkan merupakan kandidat yang berhasil masuk peringkat tiga besar pada masing-masing jabatan yang dilamar. Penyusunan daftar dilakukan berdasarkan urutan alfabet nama peserta.
Untuk jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), tiga peserta yang masuk daftar besar yakni Erwin Shardin, S.IP., MM, Muhammad Arsyad, S.STP., M.Si, dan Syawal, SE., MM.
Sementara pada seleksi Kepala Dinas Perikanan, nama yang masuk dalam tiga besar terdiri atas Ahmad SP, Kasmal S.Pd., M.Si, dan Zulkarnain Mansyur, ST.
Pada jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, tiga kandidat yang lolos yakni Kosmas Toding, ST., MT, Mulianto Taro, S.Sos, serta Zulkarnain Mansyur, ST.
Adapun untuk jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, tiga peserta yang masuk tahapan akhir yaitu Andi Ibrahim Sikki, S.STP, Kosmas Toding, ST., MT, serta Muhammad Arsyad, S.STP., M.Si.
Panitia menegaskan bahwa hasil seleksi yang telah diumumkan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Pengumuman tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Luwu sebagai laporan serta kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta.
Tahapan ini menjadi bagian dari proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu guna memperoleh figur yang dinilai memiliki kompetensi, kapasitas, dan integritas dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik di daerah.














Komentar