Warga Belopa Keluhkan Harga Elpiji 3Kg Melonjak Hingga Rp50 Ribu

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ILUSTRASI

FOTO: ILUSTRASI

LUWU, A24Media – Harga gas elpiji subsidi 3 kilogram di Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, dikeluhkan warga setelah mengalami kenaikan signifikan. Di sejumlah pengecer, harga tabung gas melon bahkan dilaporkan mencapai Rp50 ribu per tabung. Kondisi tersebut membuat masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah, merasa terbebani karena elpiji menjadi kebutuhan utama untuk memasak sehari-hari.

Salah seorang warga Belopa, Jeni, mengaku terkejut dengan lonjakan harga yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, harga yang kini mencapai Rp50 ribu jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang biasa dibayarkan.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Potong Dana Transfer ke Daerah, Kabupaten Luwu Terdampak Rp97,4 Miliar

“Sekarang beli satu tabung sudah Rp50 ribu. Tentu sangat memberatkan bagi kami yang mengandalkan gas subsidi untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya, Sabtu (06/06/2026).

Ia menilai kenaikan tersebut berdampak langsung pada pengeluaran keluarga. Jika kondisi itu terus berlangsung, warga terpaksa mengurangi alokasi belanja untuk kebutuhan lainnya.

Jeni berharap pemerintah bersama instansi terkait segera melakukan pengawasan terhadap distribusi elpiji subsidi agar harga di pasaran kembali stabil dan sesuai ketentuan. Menurutnya, perlu ada penelusuran terhadap rantai distribusi untuk mengetahui penyebab tingginya harga di tingkat pengecer.

Baca Juga :  Rumah Kepala Desa Padang Kalua Diteror Bom Molotov Dini Hari

“Kalau pasokan tersedia dan distribusi berjalan normal, seharusnya harga tidak setinggi ini. Kami berharap ada langkah nyata agar masyarakat bisa memperoleh gas subsidi dengan harga yang wajar,” katanya.

Warga juga meminta pemerintah memastikan penyaluran elpiji 3 kilogram tepat sasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat. (*)

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru