Petani Luwu Hadapi Ancaman Gagal Panen, Pemkab Percepat Penanganan Kekeringan

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, A24Media — Musim kemarau panjang mulai berdampak terhadap sektor pertanian di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Sejumlah lahan persawahan mengalami kekurangan pasokan air sehingga tanaman padi terancam gagal panen.

Kondisi tersebut terlihat dari mulai mengeringnya sejumlah area persawahan. Berkurangnya debit air irigasi membuat petani harus berupaya mempertahankan tanaman mereka di tengah cuaca panas yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Bagi petani Luwu, ancaman kekeringan bukan sekadar persoalan cuaca. Jika tidak segera ditangani, gagal panen dapat berdampak langsung terhadap pendapatan petani sekaligus ketahanan pangan daerah.

Pemerintah Kabupaten Luwu langsung mengambil langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Bupati Luwu, Patahudding, memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kekeringan dan Cuaca Ekstrem di Ruang Lounge Kantor Bupati Luwu, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga :  Pengurus BUMDes se-Suli Barat Ikuti Pelatihan Penguatan Kapasitas di Buntu Matabing

Dalam rapat tersebut, Patahudding meminta Dinas Pertanian segera turun ke lapangan untuk memetakan wilayah persawahan yang terdampak kekeringan.

“Meminta Dinas Pertanian melakukan pendataan, laporkan di mana saja lokasi sawah yang mengalami kekeringan,” tegas Patahudding.

Menurutnya, pendataan menjadi langkah awal untuk memastikan penanganan pemerintah dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Data mengenai luas lahan serta tingkat kekeringan di setiap wilayah nantinya menjadi dasar pemerintah dalam menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan petani.

Baca Juga :  Drag Race Bupati Luwu Cup 2025 Resmi Dibuka, Dhevy Bijak: Drag Race Ini Harus Jadi Ajang Lahirkan Pembalap Berprestasi

Sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Luwu. Karena itu, ancaman gagal panen akibat kekeringan dikhawatirkan menimbulkan kerugian bagi petani yang telah mengeluarkan biaya dan tenaga selama masa tanam.

Petani kini berharap langkah pemerintah tidak berhenti pada pendataan. Penanganan di lapangan, seperti bantuan pompa air, penguatan pasokan air untuk lahan pertanian, hingga bantuan bagi petani yang mengalami dampak serius, dinilai penting untuk dilakukan.

Di tengah ancaman musim kering, kecepatan pemerintah dalam memetakan wilayah terdampak menjadi salah satu faktor penting untuk menyelamatkan tanaman padi dan menjaga produksi pangan di Kabupaten Luwu.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru