LUWU, A24Media — Hobi memelihara dan merawat burung berkicau di Kabupaten Luwu mendapat ruang untuk berkembang melalui Lomba Burung Berkicau Kajari Luwu Cup I. Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 itu resmi dibuka Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Luwu, Minggu (23/8/2026).
Lomba tersebut tidak hanya diikuti komunitas pencinta burung dari Kabupaten Luwu. Sejumlah peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan sekitarnya turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan berbagai kategori burung berkicau.
Beberapa jenis burung yang dilombakan antara lain Murai Batu, Kenari, Lovebird, serta sejumlah kategori lainnya sesuai kelas yang telah ditetapkan panitia.
Bupati Luwu mengapresiasi inisiatif Kepala Kejaksaan Negeri Luwu bersama jajaran dan panitia yang menghadirkan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba burung berkicau memiliki nilai lebih karena tidak hanya berbicara mengenai kompetisi, tetapi juga menjadi ruang mempertemukan masyarakat dan komunitas dari berbagai daerah.
“Dari sebuah hobi, kita membangun persaudaraan. Dari sebuah kompetisi, kita menumbuhkan semangat untuk berprestasi,” ujar Bupati Luwu.
Bukan Sekadar Hobi
Menurut Bupati, kegiatan seperti Kajari Luwu Cup I dapat memberikan warna baru bagi aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif.
Hobi burung berkicau dinilai memiliki ekosistem yang cukup luas, mulai dari komunitas, perawatan dan perlengkapan burung hingga berbagai aktivitas pendukung lainnya.
Karena itu, Bupati berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Luwu.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan warna baru bagi kegiatan masyarakat di Kabupaten Luwu serta membuka peluang bagi berkembangnya potensi ekonomi kreatif yang berkaitan dengan hobi burung berkicau,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Muhandas Elimen, SH., MH., mengatakan Kajari Luwu Cup I merupakan salah satu bentuk inovasi untuk menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya bagi komunitas pencinta burung berkicau.
Ia berharap kegiatan perdana tersebut dapat terus berkembang dan menjadi agenda yang mampu memperkuat hubungan antarkomunitas.
Selain menjadi arena kompetisi, lomba juga diharapkan menjadi wadah bagi para pencinta burung untuk saling bertukar pengalaman, membangun jaringan serta mengembangkan potensi dan prestasi.

Peserta Datang dari Sejumlah Daerah
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan komunitas pencinta burung dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan wilayah sekitarnya.
Setelah dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu, perlombaan dilanjutkan berdasarkan kategori dan kelas yang telah ditentukan panitia. Setiap peserta kemudian mengikuti proses penilaian yang dilakukan oleh dewan juri.
Kehadiran komunitas dari berbagai daerah sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperluas silaturahmi di kalangan pencinta burung berkicau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevi Bijak Pawindu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Wakil Ketua DPRD Andi Mammang, Sekretaris Daerah Luwu Muh. Rudi, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Muhandas Elimen beserta jajaran, unsur Forkopimda, para kepala OPD, dewan juri, komunitas pencinta burung berkicau, insan pers serta tamu undangan lainnya.
Melalui Kajari Luwu Cup I, hobi burung berkicau tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan burung dan pemiliknya, tetapi juga menjadi ruang membangun kebersamaan, sportivitas dan peluang ekonomi kreatif di tengah masyarakat.
Editor : Redaksi














Komentar