LUWU, A24Media — Pekerjaan jalan di Desa Je’ne Maeja, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menuai sorotan. Belum lama setelah dikerjakan, ruas jalan tersebut dilaporkan berubah menjadi kubangan berlumpur hanya setelah diguyur hujan sekitar satu jam.
Genangan air terlihat memenuhi sejumlah bagian badan jalan. Material batu pengerasan juga tampak berserakan dan bercampur lumpur, membuat kondisi jalan sulit dilalui serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai kualitas pekerjaan proyek. Warga menduga pengerjaan jalan tidak dilakukan secara maksimal, terutama pada aspek pemadatan material dan sistem pembuangan air.
Masyarakat menilai kondisi jalan yang cepat tergenang setelah hujan seharusnya menjadi perhatian pihak pelaksana maupun instansi teknis terkait. Apalagi, proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran publik dituntut memiliki kualitas dan daya tahan yang sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.
Sorotan tidak hanya mengarah pada kondisi fisik jalan. Warga juga mempertanyakan transparansi proyek, termasuk nilai anggaran, sumber pembiayaan, volume pekerjaan, hingga perusahaan atau pihak yang bertanggung jawab sebagai pelaksana.
Masyarakat meminta pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Instansi pengawas teknis didesak segera turun ke lokasi untuk memeriksa mutu pekerjaan dan memastikan proyek jalan tersebut telah dikerjakan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis.
Jika ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai, warga meminta dilakukan perbaikan serta evaluasi terhadap pihak pelaksana agar kerugian tidak justru dibebankan kepada masyarakat sebagai pengguna jalan. Warga juga berharap aparat maupun lembaga pengawasan dapat ikut mencermati penggunaan anggaran apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari dinas terkait maupun pihak pelaksana mengenai kondisi jalan tersebut, termasuk penjelasan terkait spesifikasi pekerjaan dan penyebab munculnya genangan setelah hujan.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Sebab, jalan yang seharusnya mempermudah mobilitas warga justru dikhawatirkan menjadi persoalan baru apabila kondisinya semakin memburuk saat musim hujan.














Komentar