LUWU, A24Media — Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, turun tangan memediasi penyelesaian tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar dan pemuda di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.
Mediasi digelar di Kantor Camat Walenrang, Senin (14/9/2026). Pertemuan tersebut menghadirkan pelajar dari SMK Negeri 3 Luwu, SMA Negeri 2 Luwu, dan SMK Negeri 4 Luwu yang terlibat dalam persoalan tersebut bersama orang tua masing-masing.
Dalam pertemuan itu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu mengajak seluruh pihak menyelesaikan persoalan secara damai dan kekeluargaan. Para pelajar juga diingatkan agar tidak kembali melakukan tindakan yang dapat memicu konflik maupun mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Dhevy, peristiwa tawuran tersebut harus menjadi pembelajaran, tidak hanya bagi pelajar yang terlibat, tetapi juga bagi orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap generasi muda.
“Persoalan ini harus menjadi pembelajaran bersama. Anak-anak kita harus dibina dan diarahkan agar tidak mudah terprovokasi serta mampu menyelesaikan setiap masalah dengan cara yang baik,” ujar Muh. Dhevy Bijak Pawindu.
Ia menilai keterlibatan orang tua dan pihak sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar sekaligus mencegah munculnya tindakan kekerasan. Komunikasi dan pembinaan secara berkelanjutan dinilai perlu diperkuat agar persoalan antarpelajar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama aparat keamanan dan pihak sekolah pun berkomitmen meningkatkan koordinasi serta langkah pencegahan untuk meminimalkan potensi tawuran di kalangan pelajar dan pemuda.
Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif sekaligus menumbuhkan kesadaran pelajar untuk menyelesaikan setiap perselisihan melalui dialog tanpa kekerasan.
Mediasi turut dihadiri Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, Kepala Satpol PP Luwu Andi Ibrahim Sikki, Kepala Dinas Pariwisata Luwu Mulianto Taro, Camat Walenrang, Danramil Walenrang, serta para kepala sekolah terkait.














Komentar