Luwu, A24 Media — Antusiasme luar biasa warga Kabupaten Luwu mewarnai pelaksanaan Gerakan Jalan Sehat “Anti Mager” yang digelar di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Kamis pagi (03/07/2025).
Puluhan ribu peserta turut serta dalam kegiatan ini yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-66 Kabupaten Luwu. Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang pentingnya gaya hidup aktif dan sehat bagi masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat masyarakat Luwu yang begitu tinggi dalam mengikuti jalan sehat tersebut.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Anti Mager di Luwu berjalan lancar dan sukses. Partisipasi warga luar biasa. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi kebiasaan sehari-hari dengan berjalan minimal 10 ribu langkah. Salamaki’ tapada salama,” ungkapnya.
Rute jalan sehat dimulai dari pelataran Masjid Agung Luwu, melintasi jalan poros Trans Sulawesi, berbelok ke Jalan Pemuda, kemudian menuju Jalan Pahlawan, dan kembali ke titik awal. Rute tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus menantang bagi para peserta.
Dalam pidatonya, Gubernur menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik di tengah kehidupan yang semakin sedentari.
“Anti Mager adalah kampanye untuk mengajak masyarakat hidup sehat. Minimal 10 ribu langkah setiap hari bisa memberikan dampak positif bagi tubuh,” ujarnya.
Suasana semakin semarak dengan pembagian hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa satu paket umrah yang jatuh kepada Eva Krisnawati, guru TK Harapan Bangsa dari Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli. Dengan penuh haru, Eva menyampaikan bahwa hadiah tersebut akan diberikan kepada ibunya tercinta.
Selain umrah, panitia juga menyiapkan beragam doorprize lainnya, seperti satu unit sepeda motor, tiga unit sepeda listrik, tiga sepeda konvensional, satu kulkas, serta puluhan hadiah hiburan lainnya.
Kegiatan “Anti Mager” ini sekaligus menjadi bukti bahwa peringatan hari jadi daerah dapat dikemas secara edukatif dan inspiratif, mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan menjadikan gaya hidup aktif sebagai bagian dari keseharian.














Komentar