Aksi Blokade Trans Sulawesi, Warga Suli–Suli Barat Tekan Pemerintah Pusat Soal Provinsi Luwu Raya

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, A24MEDIA — Gelombang desakan pembentukan Provinsi Luwu Raya kembali menguat. Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Suli–Suli Barat memblokade Jalan Trans Sulawesi di kawasan Lapangan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (03/02/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas belum adanya keputusan politik dari pemerintah pusat terkait pemekaran wilayah Luwu Raya. Massa menilai aspirasi yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun tidak kunjung mendapat respons serius.

Pemblokiran jalan nasional itu berdampak langsung pada lumpuhnya arus lalu lintas dan distribusi logistik dari arah Makassar menuju Palopo dan sebaliknya. Sejumlah truk pengangkut bahan pokok serta kendaraan umum terhenti selama beberapa jam.

Baca Juga :  HUT ke-28 Desa Tanarigella, Pemdes Dorong Kebersamaan dan Penguatan Pembangunan

Koordinator Lapangan aksi, Arman Salata, menegaskan bahwa masyarakat Luwu Raya menaruh harapan besar pada Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengambil langkah tegas melalui kewenangan diskresi.

“Pemekaran Provinsi Luwu Raya membutuhkan keputusan langsung dari Presiden. Jika tidak ada intervensi pusat, aspirasi ini akan terus terabaikan,” ujar Arman dalam orasinya.

Ia menyebut ketimpangan pembangunan dan distribusi anggaran sebagai persoalan utama yang mendorong tuntutan pemekaran. Menurutnya, kontribusi ekonomi Luwu Raya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Selatan tidak sebanding dengan alokasi pembangunan yang diterima wilayah tersebut.

“Daerah kami menyumbang PAD besar, tetapi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik masih tertinggal. Ini ketimpangan yang nyata,” katanya.

Baca Juga :  Dukung Ekonomi Kreatif, Dekranasda Luwu Kunjungi Pengrajin Tenun Kole Mandiri

Sejumlah orator dari Kecamatan Suli dan Suli Barat secara bergantian menyuarakan kritik serupa. Mereka menilai Luwu Raya selama ini lebih banyak menjadi penopang ekonomi provinsi tanpa diimbangi perhatian kebijakan yang memadai. Aksi yang berlangsung sekitar empat jam itu berjalan tertib tanpa insiden kekerasan. Aparat kepolisian dari Polres Luwu melakukan pengamanan ketat di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin terlihat memimpin langsung pengamanan serta melakukan koordinasi dengan perwakilan massa aksi.

Menjelang sore, massa membubarkan diri secara tertib. Namun mereka menegaskan akan terus menggelar aksi lanjutan hingga pemerintah pusat memberikan kepastian terkait pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
Dari Henan ke Belopa: Pengusaha Restoran Shanghai Akan Nikahi Gadis Luwu, Uang Panai’ Rp200 Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA