Tana Toraja, A24 Media – Kontingen Kabupaten Luwu mencatatkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Provinsi 1 IBCA MMA Sulawesi Selatan 2025 yang berlangsung di Makale, Kabupaten Tana Toraja, 20–23 Agustus.
Sebanyak 20 atlet dari Pondok Pesantren Habiburrahman, Desa Saga, Kecamatan Bajo, tampil gemilang dengan meraih Juara Umum II. Mereka berhasil membawa pulang 13 medali emas dan 7 medali perak setelah bersaing ketat dengan 100 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Yang menarik, seluruh atlet yang memperkuat Luwu merupakan santri. Beberapa di antaranya, yakni Bayu, Iqra, Alif, Abyan, Ariq, Maulana, Tegar, Andi Muh Ihsan, Muh Arafah Ali, Naufal, Habibi, Rezky Angga, dan Abu Bakar berhasil menyabet medali emas.
Sementara itu, medali perak turut dipersembahkan oleh Fatullah, Halim, Reyfhan, Muhadzdzib, Chyfan, Reno, dan Badrul.
Bagi para atlet muda tersebut, kehidupan disiplin di pondok pesantren justru menjadi modal besar dalam membentuk mental juang dan semangat pantang menyerah di arena.
Ketua Kontingen sekaligus pelatih, Muh Erwin Ryfaldy, mengaku bersyukur atas pencapaian anak didiknya.
“Alhamdulillah, para atlet Luwu meraih hasil terbaik berkat persiapan panjang. Selanjutnya, target kita adalah Porprov, dan insyaAllah menuju PON,” ujarnya.
Keberhasilan ini bukan hanya deretan medali, tetapi juga bukti bahwa santri mampu bersaing di tingkat provinsi melalui jalur olahraga.
Dengan prestasi ini, Kabupaten Luwu semakin diperhitungkan dalam dunia Mixed Martial Arts (MMA) Sulawesi Selatan dan menunjukkan bahwa semangat juang dapat lahir dari pesantren maupun desa (Az).














Komentar