Puluhan Perusahaan Ikut Lelang RS Regional Bua Luwu, Proyek Bernilai Ratusan Miliar Masuk Tahap Akhir Tender

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, A24Media — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan terus memacu proses pembangunan dua Rumah Sakit (RS) Regional yang dirancang berdiri di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, serta Kecamatan Tinggimoncong, kawasan Malino, Kabupaten Gowa. Program ini dikemas dalam skema Multi Years Project (MYP) 2025–2027.

Data pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) menunjukkan tahapan lelang kini memasuki fase penentuan pemenang. Untuk proyek RS Regional di Bua, tercatat 74 perusahaan bersaing, sementara proyek di Gowa diikuti 87 peserta.

Pembangunan dua fasilitas kesehatan tersebut merupakan bagian dari agenda prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Pemerintah menargetkan pekerjaan fisik sudah dapat dimulai pada tahun berjalan.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan telah disusun secara menyeluruh.

“Kami telah merampungkan proses perencanaan, mulai dari penyusunan Feasibility Study, dokumen Amdal, hingga penyiapan manajemen konstruksi,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga :  F-PPP Usulkan Pembangunan RKB MI Darul Arqam Masuk APBD Luwu 2026

Dalam dokumen pekerjaan, kontraktor nantinya tidak hanya bertanggung jawab pada pembangunan fisik, tetapi juga penyusunan master plan, Detailed Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), perhitungan teknis, hingga penyusunan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS).

Metode Design and Build diterapkan pada proyek ini, sebagaimana juga digunakan dalam sejumlah proyek MYP lain di Sulsel, seperti preservasi jalan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Dengan skema tersebut, perencanaan dan pembangunan fisik berjalan dalam satu paket kontrak.

Total kebutuhan anggaran untuk masing-masing RS Regional diperkirakan mencapai Rp250 miliar, mencakup tahap perencanaan, konstruksi, hingga pengadaan alat kesehatan sesuai standar nasional. Dari jumlah itu, sekitar Rp175 miliar dialokasikan khusus untuk pekerjaan fisik.

Menurut Evi, keberadaan RS Regional di Bua diharapkan menjadi pusat rujukan bagi wilayah Luwu Raya dan sekitarnya, sehingga ketergantungan pasien terhadap fasilitas kesehatan di Makassar dapat ditekan.

Baca Juga :  Perampokan Sadis di Walenrang, Penjaga BRI Link Tewas Dihantam Benda Tumpul

RS tersebut dirancang menghadirkan layanan spesialistik dan subspesialistik, meliputi Penyakit Dalam, Kebidanan dan Kandungan, Anak, Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Hipertensi, Uronefrologi, THT, serta Mata. Selain itu, fasilitas penunjang seperti IGD, ruang bedah sentral, layanan jantung terpadu, NICU, rehabilitasi medik, radiologi (X-Ray dan CT Scan), laboratorium terpadu, hingga layanan farmasi dan gizi juga disiapkan.

Fasilitas perawatan intensif seperti ICU, HCU, ICCU, PICU, One Day Care, Medical Check Up, kosmetik medik, hingga layanan telemedicine turut masuk dalam perencanaan.

Pemerintah menargetkan pembangunan dapat diselesaikan sesuai masa kontrak, sehingga rumah sakit tersebut segera beroperasi dan memperkuat pemerataan layanan kesehatan rujukan di kawasan Luwu Raya.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN
Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Berita ini 54 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Berita Terbaru