Kupas Tuntas PKH, Camat Larompong Selatan: Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran dan Mendorong Kemandirian Keluarga

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Larompong Selatan, A24Media – Pemerintah Kecamatan Larompong Selatan menggelar Temu Warga dan Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) di kawasan Wisata Pannori, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu. Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk membahas secara menyeluruh mekanisme Program Keluarga Harapan (PKH), kriteria penerima manfaat, hingga pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial. (Senin, 13/7)

Sebanyak 203 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengikuti kegiatan tersebut. Hadir dalam kegiatan itu Camat Larompong Selatan H. Muh. Anshari Djafar, S.Hut., M.M., Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Larompong Selatan Ismail Patang bersama seluruh pendamping PKH, Kepala Desa Temboe Abdul Azis Tajuddin, S.H., beserta perangkat desa, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta personel Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu.

Dalam laporannya, Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Larompong Selatan, Ismail Patang, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban penerima manfaat PKH maupun BPNT.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat agar terus memperbarui data sosial ekonomi sehingga bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar diterima oleh keluarga yang memenuhi syarat.

Sementara itu, Kepala Desa Temboe, Abdul Azis Tajuddin, S.H., berharap proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan dapat terus dilakukan secara objektif, transparan, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Luwu Panen Perdana Demplot Inpago 13 di Bajo, Dorong Produktivitas Pertanian

“Data yang akurat menjadi kunci agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh bantuan dari pemerintah secara tepat sasaran,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Larompong Selatan H. Muh. Anshari Djafar, S.Hut., M.M. menegaskan bahwa Program Keluarga Harapan bukan sekadar bantuan tunai, melainkan investasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.

“PKH harus menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih baik. Bantuan ini hendaknya dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan kebutuhan dasar lainnya, bukan untuk pengeluaran yang bersifat konsumtif. Harapan kita, keluarga penerima manfaat dapat semakin mandiri dan sejahtera,” tegas Camat.

Dalam pemaparannya, Camat juga mengupas secara rinci mekanisme penetapan penerima PKH yang kini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ia menjelaskan bahwa sasaran utama penerima PKH berasal dari masyarakat yang berada pada Desil 1 dan Desil 2, yakni kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sedangkan masyarakat yang berada pada Desil 3 masih dapat dipertimbangkan sebagai penerima apabila memenuhi ketentuan pemerintah dan memiliki komponen PKH, seperti ibu hamil, balita, anak usia sekolah, lanjut usia, maupun penyandang disabilitas berat.

Meski demikian, Camat menekankan bahwa status desil bukan satu-satunya penentu penerima bantuan.

Baca Juga :  Bupati Luwu Resmi Buka Musda HIKMA Kabupaten Luwu

“Penetapan penerima tetap melalui proses verifikasi dan validasi data, melihat kepemilikan komponen penerima manfaat, serta disesuaikan dengan kuota yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran dan kejujuran dalam memperbarui data sosial ekonomi.

“Apabila kondisi ekonomi keluarga sudah meningkat dan dinilai mampu, maka sudah sepatutnya memberi kesempatan kepada saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan. Semangat gotong royong dan kejujuran dalam memperbarui data menjadi fondasi agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran,” tambah H. Muh. Anshari Djafar.

Suasana kegiatan semakin mengharukan ketika BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada dua ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ahli waris Yunus, seorang nelayan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di laut, menerima santunan sebesar Rp223 juta. Sementara ahli waris Sanuddin menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Penyerahan santunan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja dan keluarganya.

Melalui kegiatan Temu Warga ini, Pemerintah Kecamatan Larompong Selatan berharap masyarakat semakin memahami kebijakan PKH dan BPNT, lebih tertib dalam memperbarui data sosial ekonomi, serta bersama-sama mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, adil, transparan, dan mampu mendorong kemandirian keluarga menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas Kecamatan Larompong Selatan

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 70 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru