MAKASSAR, A24Media – Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar yang juga Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), membantah isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan Partai Golkar pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Appi menegaskan, hingga saat ini dirinya masih berstatus sebagai kader Partai Golkar dan tidak memiliki rencana untuk berpindah ke partai politik lain.
“Saya masih tetap kader Partai Golkar. Sampai saat ini saya masih di Golkar,” tegas Appi, Kamis (16/7/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang setelah dirinya tidak melanjutkan proses pencalonan dalam bursa Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Appi juga meluruskan anggapan bahwa keberangkatannya ke Tanah Suci berkaitan dengan dinamika politik internal Partai Golkar. Menurutnya, ibadah umrah tersebut telah direncanakan jauh hari, bahkan sejak awal tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa keberangkatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar untuk menunaikan niat beribadah yang selama ini tertunda.
“Rencana umrah sudah lama, hanya saja tertunda. Sekarang baru pada waktu untuk saya berangkat ibadah ke tanah suci,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusannya menjalankan ibadah, Appi bahkan mengaku membatalkan agenda penting di luar negeri. Ia memilih tidak menghadiri undangan sebagai pembicara dalam sebuah forum di Amerika Serikat pada pertengahan Juli 2026 demi menunaikan ibadah umrah.
Karena itu, ia menegaskan bahwa keputusannya berangkat ke Tanah Suci sama sekali tidak berkaitan dengan proses Musda Golkar Sulsel ataupun untuk menghindari dinamika yang sedang berlangsung di internal partai.
Saat ini, kata Appi, fokus utamanya adalah menjalankan ibadah umrah. Setelah kembali ke Indonesia, ia akan melanjutkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wali Kota Makassar.
“Saat ini saya fokus menjalankan ibadah umrah dan setelah kembali akan melanjutkan tugas sebagai Wali Kota Makassar,” katanya.
Lebih lanjut, Appi menegaskan dirinya tetap ingin memberikan kontribusi bagi Partai Golkar sebagai kader, sembari menjalankan amanah masyarakat yang telah mempercayainya memimpin Kota Makassar.
Menurutnya, perhatian utama saat ini adalah memastikan seluruh program pembangunan Pemerintah Kota Makassar berjalan sesuai target, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Fokus saya sekarang adalah bekerja sebagai Wali Kota Makassar, memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.
Di tengah berbagai dinamika politik yang berkembang, Appi memilih untuk tidak larut dalam berbagai spekulasi. Ia juga menyatakan tetap menghormati seluruh tahapan dan mekanisme Musyawarah Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Menurutnya, Musda merupakan forum resmi organisasi yang memiliki aturan dan mekanisme yang harus dihormati oleh seluruh kader.
“Saya menghormati seluruh proses Musda dan menghargai keputusan organisasi. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah hasil forum resmi partai sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh kader untuk menjaga soliditas,” tandas Appi.
Dengan penegasan tersebut, Munafri Arifuddin berharap berbagai spekulasi mengenai masa depan politiknya tidak lagi berkembang. Ia memastikan tetap berkomitmen mengabdi sebagai kader Partai Golkar sekaligus fokus menjalankan amanah sebagai Wali Kota Makassar demi mewujudkan program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. (**/Red)
Editor : Redaksi
Sumber Berita: BKM














Komentar