LUWU – Persiapan kontingen Kabupaten Luwu menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 terus dimatangkan. Selain kesiapan fisik dan teknis, aspek kesehatan serta mental atlet menjadi perhatian penting menjelang kompetisi yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu dengan Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., di ruang kerja Kapolres Luwu, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Luwu memperkuat komunikasi dan sinergi lintas institusi sekaligus meminta dukungan Polres Luwu dalam persiapan menghadapi salah satu agenda olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.
Ketua KONI Luwu Suryanto hadir bersama Wakil Ketua II Imho Kaimuddin, S.P., Bendahara KONI Luwu Gunawan, Wakil Ketua Bidang Organisasi Herianto, serta Ketua Bidang Humas KONI Luwu Irwan Musa.
Dalam kesempatan tersebut, Suryanto menyampaikan apresiasi atas waktu dan kesempatan yang diberikan Kapolres Luwu untuk menerima jajaran pengurus KONI.
“Terima kasih atas waktunya terkait kedatangan kami pengurus KONI Luwu. Kami memohon bimbingan dan support, Pak,” ujar Suryanto.
Menurutnya, audiensi tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari membangun komunikasi serta dukungan lintas sektor sebelum kontingen Luwu bertolak ke arena Porprov Sulsel 2026.
25 Cabang Olahraga, 213 Atlet Disiapkan
Suryanto menjelaskan, KONI Luwu saat ini masih merampungkan proses validasi data atlet yang menjadi salah satu persyaratan untuk mengikuti pertandingan pada Porprov Sulsel 2026.
Dari proses persiapan yang berjalan, Kabupaten Luwu akan mengutus kontingen dari 25 cabang olahraga dengan total 213 atlet.
“Kami sampaikan bahwa validasi atlet sedang berlangsung. KONI Luwu mengutus 25 cabang olahraga dengan jumlah 213 atlet yang akan berlaga di ajang Porprov nanti,” jelasnya.
Dalam audiensi tersebut, Suryanto juga menyampaikan kondisi salah satu cabang olahraga, yakni Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Luwu.
Kepengurusan Perbakin Luwu saat ini telah demisioner. Sementara itu, cabang olahraga tersebut selama ini berada di bawah pembinaan langsung Polres Luwu.
Kapolres: Mental Juara Harus Jadi Prioritas
Menanggapi laporan pengurus KONI Luwu, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menyambut baik audiensi tersebut.
Menurutnya, persiapan atlet menghadapi Porprov tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan teknis dan fisik. Kesehatan, daya pikir, serta kesiapan mental juga menjadi faktor yang menentukan performa atlet saat berada di arena pertandingan.
“Saran saya, lakukan pembinaan prestasi atlet secara kontinu. Paling penting soal kesehatan, daya pikir dan mental juara harus menjadi skala prioritas,” tegas Andrias.
Ia menilai mental juara merupakan modal penting bagi atlet dalam menghadapi tekanan pertandingan dan persaingan untuk meraih medali.
Karena itu, KONI Luwu disarankan mempertimbangkan pendampingan psikolog bagi para atlet agar mereka memiliki kesiapan mental yang lebih baik sebelum maupun selama mengikuti pertandingan.
“Perlu dilengkapi dengan tim psikolog untuk membangun daya pikir dan mental juara bagi para atlet. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus KONI Luwu untuk memikirkan kondisi tubuh, kesehatan maupun pola pikir dan mental atlet,” ujarnya.
Menurut Andrias, kemampuan teknis yang dimiliki seorang atlet harus didukung kondisi fisik yang prima dan mental yang kuat. Ketiga aspek tersebut dinilai saling berkaitan dalam menentukan kemampuan atlet tampil optimal di tengah ketatnya persaingan.
Dalam audiensi itu, Kapolres Luwu didampingi Kasat Intel AKP Sumarre dan Kasat Binmas AKP Petrus.
Optimistis Bawa Prestasi untuk Luwu
Menjelang akhir pertemuan, suasana audiensi berlangsung lebih cair. Kapolres bersama jajaran KONI Luwu membahas berbagai persiapan kontingen, termasuk target prestasi yang akan dibawa ke Porprov Sulsel 2026.
Andrias Nurcahyo menyampaikan dukungannya agar seluruh atlet Luwu mampu memberikan penampilan terbaik dan memperjuangkan prestasi bagi daerah.
Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi antara KONI, pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam mempersiapkan kontingen Luwu.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, KONI Luwu diharapkan mampu mengantarkan para atlet tampil maksimal sekaligus memenuhi target prestasi yang telah ditetapkan pada Porprov Sulsel 2026 di Bone dan Wajo.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas KONI Luwu














Komentar