Wakil Bupati Luwu Hadiri Rakor Persiapan Kunjungan Presiden RI Ke Sulsel

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, A24Media – Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya mendukung penguatan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial.

Komitmen tersebut disampaikan melalui kehadiran Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Provinsi Sulawesi Selatan yang dirangkaikan dengan penguatan Program Sekolah Rakyat dan perlindungan sosial.

Rapat koordinasi yang digelar Menteri Sosial RI bersama jajaran tersebut berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (15/9/2026). Pertemuan melibatkan pemerintah daerah, berbagai pemangku kepentingan, serta pilar-pilar sosial Kementerian Sosial.

Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaiman menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap Program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu strategi penting untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Baca Juga :  Bupati Luwu Hadiri Pembukaan Latsarmil, Belasan ASN dan Kades Ikut Komcad

Sulawesi Selatan, kata Andi Sudirman, merupakan salah satu daerah dengan pembangunan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia. Saat ini terdapat sembilan titik pembangunan yang hampir rampung dengan total nilai investasi kurang lebih Rp2 triliun.

Dukungan pemerintah daerah tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan lahan, tetapi juga diarahkan untuk memastikan keberlanjutan program serta pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program perlindungan serta pemberdayaan sosial.

Gus Ipul menjelaskan, penanganan kemiskinan dilaksanakan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, bantuan sosial dan subsidi untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Kedua, program pemberdayaan sosial untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Ketiga, Program Sekolah Rakyat sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Program Sekolah Rakyat dirancang secara terintegrasi dengan menyediakan akses pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Program tersebut juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi bagi orang tua peserta didik.

Baca Juga :  Sekda dan Ketua DPRD Luwu Sambut Kunjungan Duta Besar Uni Eropa, Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan dan Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender

Kehadiran Wakil Bupati Luwu dalam rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam pelaksanaan program perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Andi Ina Kartika Dewi, unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, Asops Kodam, para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulawesi Selatan, jajaran OPD, instansi vertikal, peserta Sekolah Rakyat, serta undangan lainnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat sekaligus menyukseskan rangkaian kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Selatan.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
Dari Henan ke Belopa: Pengusaha Restoran Shanghai Akan Nikahi Gadis Luwu, Uang Panai’ Rp200 Juta
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA