Luwu, A24 Media – Dua sungai di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yaitu Sungai Larompong dan Sungai Suli, meluap akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Selasa (18/03/2025) sore. Kejadian ini menyebabkan banjir yang menggenangi sejumlah permukiman warga di dua kecamatan.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Karyadi, mengungkapkan bahwa banjir kali ini merendam empat desa di Kecamatan Larompong, yaitu Desa Riwang, Dusun Keppe Desa Rantebellu, Lingkungan Cappie Kelurahan Larompong, dan Desa Buntu Matabing. Selain itu, banjir juga melanda Kelurahan Suli di Kecamatan Suli.
“Banjir mulai meluap ke permukiman warga saat hujan deras terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Tinggi air mencapai 20 hingga 30 sentimeter, menggenangi pemukiman, jalan desa, persawahan, dan perkebunan,” jelas Karyadi.
Berdasarkan data BPBD, sebanyak 160 rumah warga di dua kecamatan terdampak banjir. Di Kecamatan Larompong, tercatat 25 unit rumah di Desa Riwang dan jalan desa terendam. Sementara itu, di Dusun Keppe Desa Rantebellu, 15 unit rumah dan jalan desa tergenang.
Di Lingkungan Cappie Kelurahan Larompong, 45 unit rumah, jalan desa, sawah, dan kebun juga terkena dampak. Di Desa Buntu Matabing, 25 unit rumah terendam, dan di Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, terdapat 50 unit rumah yang terdampak.
Karyadi menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan asesmen menyeluruh terkait dampak banjir yang melanda dua kecamatan tersebut.
“Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujarnya.
Banjir ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di musim penghujan yang diprediksi masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan.














Komentar