Banjir Melanda Kabupaten Luwu, 160 Rumah Warga Terendam Akibat Luapan Sungai Larompong dan Suli

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Luwu, A24 Media – Dua sungai di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yaitu Sungai Larompong dan Sungai Suli, meluap akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Selasa (18/03/2025) sore. Kejadian ini menyebabkan banjir yang menggenangi sejumlah permukiman warga di dua kecamatan.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Karyadi, mengungkapkan bahwa banjir kali ini merendam empat desa di Kecamatan Larompong, yaitu Desa Riwang, Dusun Keppe Desa Rantebellu, Lingkungan Cappie Kelurahan Larompong, dan Desa Buntu Matabing. Selain itu, banjir juga melanda Kelurahan Suli di Kecamatan Suli.

Baca Juga :  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

“Banjir mulai meluap ke permukiman warga saat hujan deras terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Tinggi air mencapai 20 hingga 30 sentimeter, menggenangi pemukiman, jalan desa, persawahan, dan perkebunan,” jelas Karyadi.

Berdasarkan data BPBD, sebanyak 160 rumah warga di dua kecamatan terdampak banjir. Di Kecamatan Larompong, tercatat 25 unit rumah di Desa Riwang dan jalan desa terendam. Sementara itu, di Dusun Keppe Desa Rantebellu, 15 unit rumah dan jalan desa tergenang.

Di Lingkungan Cappie Kelurahan Larompong, 45 unit rumah, jalan desa, sawah, dan kebun juga terkena dampak. Di Desa Buntu Matabing, 25 unit rumah terendam, dan di Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, terdapat 50 unit rumah yang terdampak.

Baca Juga :  Pemkab Luwu dan PT Macmahon Cetak SDM Lokal Lewat Green Training Awak Mas

Karyadi menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan asesmen menyeluruh terkait dampak banjir yang melanda dua kecamatan tersebut.

“Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujarnya.

Banjir ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di musim penghujan yang diprediksi masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru