Makassar, A24 Media — Keterlibatan Muhammadiyah dalam dunia sepak bola Indonesia telah berlangsung sejak awal perkembangan olahraga ini di era kolonial. Sejarah mencatat bahwa Bendahara pertama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) adalah Abdul Hamid, seorang tokoh Muhammadiyah yang turut mendirikan PSSI bersama Soeratin dan sejumlah wakil perserikatan kota pada tahun 1930.
Sejak saat itu, semangat terhadap olahraga paling populer di dunia ini terus hidup di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di kalangan Angkatan Muda. Baik melalui jalur profesional seperti klub PS Hizbul Wathan maupun sebagai ajang silaturahmi dalam turnamen-turnamen mini soccer antar kader.
Memanfaatkan semangat tersebut, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sulawesi Selatan menggelar Liga Pemuda Muhammadiyah Sulsel sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-93 tingkat wilayah. Turnamen ini melibatkan tim-tim dari seluruh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) serta organisasi otonom tingkat wilayah se-Sulawesi Selatan.
“Ajang ini kami gelar untuk mempererat tali silaturahmi antar kader, sekaligus mencari potensi atlet muda di lingkungan Pemuda Muhammadiyah. Ini juga bagian dari proses kaderisasi yang sedang kami giatkan sepanjang 2025,” ujar Ketua PWPM Sulsel, Heriwawan, saat membuka turnamen di Lapangan Karsa Mini Soccer, Makassar, Kamis (29/5/2025).
Turut hadir dalam pembukaan turnamen, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Pantja Nurwahidin, didampingi sejumlah alumni Pemuda Muhammadiyah Sulsel. Ia mengapresiasi inisiatif PWPM Sulsel dalam menyelenggarakan ajang tersebut.
“Kegiatan ini sangat menarik dan patut diapresiasi. Mobilisasi peserta dari berbagai daerah bukan hal mudah, tapi antusiasmenya luar biasa. Ada 16 tim yang berpartisipasi, ini menunjukkan partisipasi PDPM sangat tinggi,” kata Pantja, yang disambut sorakan “Pemuda Muhammadiyah Jaya” dari para peserta.
Usai pembukaan, turnamen berlangsung dengan sistem grup. Empat tim berhasil menembus babak semifinal yakni PDPM Soppeng, PDPM Sinjai, PDPM Gowa, dan PDPM Tana Toraja. Pertandingan final mempertemukan PDPM Soppeng dan PDPM Gowa, yang kemudian dimenangkan oleh PDPM Gowa.
“Selamat kepada PDPM Gowa yang menjadi juara. Semoga kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan antar kader dalam upaya memajukan Pemuda Muhammadiyah. Kami juga berharap seluruh kader ikut menyukseskan puncak Milad di Pusdam pada Jumat malam nanti,” tambah Heriwawan.
Menutup sambutannya, Heriwawan yang juga merupakan anggota DPRD Sulsel, menyatakan komitmennya untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan yang lebih besar dan meriah pada waktu mendatang.














Komentar