Luwu, A24 Media – Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Cokroaminoto Palopo (HIMAGRO-UNCP) melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui pelatihan kelompok tani di Desa Mappetajang, Kecamatan Basse Sangtempe, Kabupaten Luwu.
Kegiatan yang disambut antusias warga ini fokus pada pemanfaatan limbah organik lokal dengan mengajarkan pembuatan kompos berbahan serasah daun bambu. Inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung praktik pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan kemandirian petani dalam mengolah pupuk secara efisien.
Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Basse Sangtempe. Pihak BPP menilai kolaborasi antara akademisi dan petani menjadi langkah penting dalam memajukan sektor pertanian di wilayah Luwu.
Kepala Desa Mappetajang, Hilal, mengapresiasi inisiatif mahasiswa HIMAGRO-UNCP.
“Kegiatan ini menjadi angin segar bagi petani kami. Semoga program seperti ini bisa berkelanjutan agar pertanian desa semakin maju dan ramah lingkungan,” ujarnya. Senin, (28/07/2025).
Ketua Umum HIMAGRO-UNCP Periode 2025–2026, Fitri Amanda Sari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun ruang belajar bersama antara mahasiswa dan petani agar ilmu pertanian tidak hanya berhenti di ruang kuliah, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan.
Melalui semangat edukasi dan pemberdayaan, HIMAGRO-UNCP berharap program ini menjadi langkah awal mewujudkan pertanian berkelanjutan berbasis kearifan lokal sekaligus mendorong kemandirian desa. Pelatihan tersebut juga diharapkan bisa menjadi model untuk diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Luwu.














Komentar