Kematian Bripda DP di Aspol Polda Sulsel Diselidiki, Enam Anggota Diperiksa Propam

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Polisi

Ilustrasi Polisi

MAKASSAR, A24Media – Peristiwa meninggalnya seorang anggota polisi muda, Bripda DP, di lingkungan Asrama Polisi (Aspol) Markas Polda Sulawesi Selatan, menjadi sorotan publik. Kematian anggota Direktorat Samapta itu memunculkan dugaan adanya unsur kekerasan di internal institusi.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel bergerak cepat dengan mengamankan enam anggota untuk menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan dilakukan guna mengungkap secara terang penyebab wafatnya korban.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (22/02/2026) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bripda DP sempat melaksanakan salat subuh sebelum dilaporkan tiba-tiba mengalami kondisi kesehatan menurun saat berada di asrama.

Sejumlah rekan kemudian membawa korban ke RSUD Daya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah menjalani penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter. Awalnya, keluarga menerima kabar bahwa almarhum meninggal akibat sakit. Namun saat melihat langsung kondisi jenazah di rumah sakit, pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan.

Baca Juga :  Pemkab Luwu Lantik Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Sosialisasikan Permendagri 13/2024

Disebutkan terdapat luka lebam di beberapa bagian tubuh serta sisa darah pada area mulut korban. Temuan tersebut memicu kecurigaan keluarga terkait kemungkinan adanya tindak kekerasan sebelum kematian terjadi. Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, yang juga anggota Polri, mengaku terpukul atas kejadian tersebut.

“Subuh tadi dia masih berbicara dengan ibunya dalam kondisi baik. Tidak ada keluhan apa pun. Kami sangat terkejut menerima kabar duka ini,” ujarnya.

Atas dasar itu, keluarga meminta jenazah dipindahkan ke RS Bhayangkara untuk menjalani visum guna memastikan penyebab kematian secara medis dan objektif. Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, memastikan pihaknya telah melakukan langkah awal dengan memeriksa enam orang yang terdiri atas rekan seangkatan maupun senior korban.

Baca Juga :  Patroli Gang Motor Polres Palopo Berujung Penangkapan Tiga Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

“Kami sudah memeriksa enam anggota. Jumlah saksi masih bisa bertambah sesuai kebutuhan penyelidikan,” kata Zulham.

Ia menegaskan bahwa Propam akan mendalami seluruh kemungkinan, termasuk dugaan penganiayaan, sembari menunggu hasil visum resmi dari tim medis RS Bhayangkara.

Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan akhir terkait penyebab kematian Bripda DP. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan fakta yang sebenarnya di balik insiden tersebut.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
Dari Henan ke Belopa: Pengusaha Restoran Shanghai Akan Nikahi Gadis Luwu, Uang Panai’ Rp200 Juta
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA