Sekolah Lansia Mawar Resmi Dibuka di Desa Raja, Lansia Diajak Tetap Aktif dan Sehat

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, A24MEDIA – Program Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (SL-BKL) Mawar mulai dilaksanakan di Desa Raja, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Kamis (21/05/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN tersebut difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para lanjut usia melalui pendidikan nonformal.

Peresmian program dilakukan oleh Camat Bua, Jaka Shadly. Ia menilai Sekolah Lansia menjadi sarana penting bagi para lansia dan pra-lansia untuk terus belajar serta menjalani masa tua dengan lebih sehat dan produktif.

“Kami menyambut baik hadirnya program Sekolah Lansia dari BKKBN. Program ini menjadi ruang pembelajaran sepanjang hayat bagi para lansia maupun pra-lansia,” kata Jaka Shadly dalam sambutannya.

Menurutnya, keberadaan sekolah lansia juga dapat membantu para peserta tetap aktif dalam kehidupan sosial sehingga mampu mengurangi risiko kesepian maupun gangguan psikologis di usia lanjut. Edukasi kesehatan, kegiatan sosial, hingga pembinaan spiritual dinilai sangat bermanfaat bagi peserta.

Baca Juga :  Kabupaten Luwu Peringati HUT ke-66: Refleksi Sejarah dan Langkah Nyata Pembangunan

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Puskesmas Bua, Muhammad Ali Aksan. Ia mengatakan pihak puskesmas siap mendampingi pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam aspek kesehatan para peserta lansia.

“Kami sangat mendukung sekolah lansia ini karena kesehatan lansia perlu mendapat perhatian khusus, mulai dari pola makan, pemeriksaan kesehatan rutin, aktivitas fisik ringan, hingga menjaga kesehatan mental,” ujarnya.

Muhammad Ali Aksan menambahkan Puskesmas Bua siap terlibat sebagai mitra pelaksana, termasuk menghadirkan tenaga kesehatan sebagai pemateri dalam setiap kegiatan pembelajaran.

“Kami siap bekerja sama demi mendukung keberhasilan program sekolah lansia ini,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bua, Nirwana Nasrul, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan wadah pembelajaran nonformal bagi masyarakat usia 60 tahun ke atas yang bertujuan membentuk lansia tangguh dan mandiri. Ia mengatakan pembelajaran disusun secara menarik dan mudah dipahami agar peserta dapat menikmati setiap proses kegiatan.

Baca Juga :  Kepala Dusun Tewas Dibacok, Polres Luwu Amankan Pelaku Kurang dari 12 Jam

“Program ini dirancang agar lansia tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat,” jelas Nirwana.

Ia menyebutkan materi pembelajaran mengacu pada tujuh dimensi lansia tangguh, meliputi aspek spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, keterampilan atau vokasional, hingga pengembangan kemampuan praktis sehari-hari.

Peserta nantinya akan memperoleh berbagai materi seperti edukasi kesehatan, gizi, pencegahan penyakit kronis, senam lansia, pengelolaan stres, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.

Kegiatan belajar dijadwalkan berlangsung sebanyak 12 kali pertemuan dengan metode yang interaktif, seperti diskusi, praktik langsung, permainan, bernyanyi, dan senam bersama. Pertemuan akan digelar satu sampai dua kali setiap bulan dengan durasi sekitar satu hingga dua jam.

Menariknya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, peserta akan mengikuti prosesi wisuda dan menerima sertifikat resmi.

“Para lansia nantinya akan diwisuda memakai toga sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar mereka,” tutup Nirwana.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru