Pemkab Luwu dan Toraja Utara Sepakati Penegasan Tapal Batas Wilayah

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, A24Media – Pemerintah Kabupaten Luwu dan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyepakati penegasan batas wilayah administrasi kedua daerah dalam pertemuan yang digelar di Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, Kamis (1/10/2026). Kesepakatan ini menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian administrasi pemerintahan sekaligus mencegah potensi konflik di wilayah perbatasan.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, hadir mewakili Bupati Luwu. Pembahasan difokuskan pada penegasan batas antara Kelurahan Sa’dan Mata Allo, Kabupaten Toraja Utara, dengan Desa Ilan Batu Uru atau Desa Persiapan Paranta, Kabupaten Luwu.

Muh. Rudi mengatakan, kejelasan tapal batas menjadi hal penting bagi kedua pemerintah daerah, terutama dalam memastikan kepastian kewenangan pemerintahan, pelayanan publik, serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.

Menurutnya, penyelesaian persoalan batas wilayah sejak dini diperlukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun potensi konflik di kemudian hari. Karena itu, kesepakatan yang dicapai diharapkan menjadi landasan bagi kedua daerah dalam menjaga hubungan pemerintahan dan keharmonisan masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Luwu Tinjau Rumah Warga Senga Selatan, Bantuan Bedah Rumah Segera Direalisasikan

“Kita tidak ingin meninggalkan potensi konflik yang ke depan bisa muncul. Karena itu, kalau bisa kita selesaikan dan kita mantapkan sekarang, tentu ini menjadi hal yang baik bagi kedua pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Muh. Rudi.

Ia menambahkan, penegasan batas wilayah bukan sekadar menentukan garis administrasi, melainkan juga menyangkut batas pelayanan dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat di masing-masing daerah. Terlebih, masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan memiliki hubungan sosial dan sejarah yang saling berkaitan.

“Pertemuan ini menjadi upaya kita untuk mendekatkan kembali batas-batas administrasi pemerintahan dan batas-batas pelayanan. Kita semua adalah keluarga dan memiliki sejarah yang saling terhubung,” ungkapnya.

Muh. Rudi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memfasilitasi pembahasan tapal batas antara Kabupaten Luwu dan Toraja Utara. Fasilitasi tersebut dinilai membantu kedua pemerintah daerah dalam menyelaraskan kembali kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya.

Baca Juga :  Bupati Luwu Serahkan SK Pengangkatan 890 PPPK Formasi 2024

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari penegasan kembali hasil kesepakatan terdahulu, termasuk pembahasan yang telah dilakukan pada 2021. Selanjutnya, proses akan diarahkan pada penegasan garis batas secara teknis berdasarkan hasil kesepakatan kedua belah pihak.

“Harapan kami pertemuan hari ini tidak panjang, karena kita hanya ingin menegaskan dan melihat garis-garis yang akan kita tarik secara teknis,” jelasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahyar Kasim, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Enrika, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu, Andi Ibrahim Sikki.

Melalui kesepakatan penegasan tapal batas ini, Pemkab Luwu dan Pemkab Toraja Utara berharap tercipta kejelasan wilayah administrasi yang dapat mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sinergi pembangunan dan hubungan masyarakat di kawasan perbatasan kedua daerah.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
Dari Henan ke Belopa: Pengusaha Restoran Shanghai Akan Nikahi Gadis Luwu, Uang Panai’ Rp200 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA