BELOPA, A24Media – Bupati Luwu, H. Patahudding, mengukuhkan sebanyak 127 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Senin (12/10/2026).
Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari penataan kelembagaan dan penyelarasan organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk penyesuaian struktur pada sejumlah perangkat daerah yang mengalami penggabungan atau merger.
Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan promosi jabatan, melainkan penataan ulang organisasi untuk menyesuaikan kebutuhan pemerintahan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
“Penataan ini bukan promosi, tetapi penataan ulang organisasi. Ada sejumlah jabatan yang hilang karena penyesuaian kelembagaan. Saya berharap bagi yang belum mendapatkan posisi agar tidak berkecil hati, tetapi menjadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki kinerja,” ujar Patahudding.

Kinerja dan Integritas Jadi Penekanan
Bupati menekankan bahwa kinerja, integritas, dan tanggung jawab harus menjadi landasan utama setiap aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas. Ia juga menyampaikan bahwa evaluasi terhadap kinerja pejabat akan terus dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai tujuan dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, setiap pejabat harus memahami dan melaksanakan tugas serta fungsi masing-masing, sekaligus memperkuat koordinasi dan kerja sama ant perangkat daerah. Sinergi tersebut dinilai penting agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap kita semua fokus pada bidang dan tugas masing-masing. Utamakan pelayanan kepada masyarakat, jangan mengambil hak yang bukan menjadi hak kita, dan hindari praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan,” tegasnya.
Ingatkan Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel
Selain menyoroti kinerja dan pelayanan publik, Patahudding mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel. Ia meminta para pejabat meningkatkan disiplin administrasi dan memastikan seluruh program dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Perhatian khusus juga diberikan pada pencegahan temuan berulang dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Para pejabat diminta menjaga integritas dan tanggung jawab dalam mengelola anggaran maupun melaksanakan program di masing-masing perangkat daerah.
Bupati juga mengajak seluruh pejabat tetap profesional dalam menghadapi perubahan struktur organisasi dan rotasi jabatan. Menurutnya, perubahan kelembagaan harus diikuti komitmen bersama untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Ajak Pejabat Bekerja untuk Kemajuan Luwu
Patahudding menegaskan bahwa pengabdian sebagai ASN harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan daerah. Ia berharap seluruh pejabat yang dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Luwu.
“Waktu pengabdian kita terbatas. Karena itu, mari bekerja dengan sungguh-sungguh agar Kabupaten Luwu bisa menjadi lebih baik dan lebih maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Pabung Luwu CBA Sudirman, Wakapolres Luwu Kompol Misbah, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, serta para kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.
Hadir pula Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding dan Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu Nila Sari Dhevy Bijak.
Melalui penataan organisasi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap pelaksanaan tugas pemerintahan semakin efektif, koordinasi antarlembaga semakin kuat, dan pelayanan publik semakin berkualitas demi mewujudkan Kabupaten Luwu yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Kominfo SP Luwu, BKPSDM Luwu














Komentar