LUWU, A24Media – Banjir menerjang wilayah Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Jumat (08/05/2026). Akibatnya, ratusan rumah warga terendam dan arus lalu lintas di Jalur Trans Sulawesi poros Makassar–Palopo mengalami kemacetan panjang.
Peristiwa hidrometeorologi tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu sejak Kamis malam. Debit air sungai di kawasan Larompong dan Larompong Selatan meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga dan badan jalan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu mencatat sedikitnya delapan desa terdampak banjir.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Luwu, Karyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan awal kejadian banjir pada pukul 07.28 Wita.
“Sekitar pukul 07.28 Wita kami menerima laporan terkait banjir yang terjadi di Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat siang.
Di Kecamatan Larompong, banjir dilaporkan merendam Desa Riwang, Riwang Selatan, Rantebelu, dan Buntu Matabing. Sedangkan di Kecamatan Larompong Selatan, wilayah terdampak meliputi Desa Dadeko, Sampano, Temboe, dan Salusana.
BPBD memperkirakan jumlah rumah yang terendam di Kecamatan Larompong mencapai sekitar 100 hingga 150 unit. Sementara di Larompong Selatan, sekitar 150 rumah warga ikut terdampak banjir.














Komentar