Belopa – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu memberikan tanggapan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memenuhi target. Wakil Ketua I DPRD Luwu, Zulkifli, ST., M.Si menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil komisi terkait, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta organisasi yang terkait untuk melakukan evaluasi lebih mendalam lagi.
“Kami akan memanggil setiap Komisi untuk meminta rincian terkait masalah ini. Salah satu persoalan yang kami soroti adalah aset-aset yang tidak dikelola dengan baik, termasuk kendaraan di Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) yang sudah tidak kondusif lagi, sehingga berpengaruh pada pencapaian target PAD,” ujar Zulkifli, Senin (30/12/2024).

Menurutnya, DPRD Luwu berencana mengevaluasi kinerja OPD yang dinilai kurang maksimal dalam mendukung pencapaian PAD Luwu pada tahun 2024.
Zulkifli juga menyinggung adanya dugaan kebocoran anggaran yang turut berdampak pada rendahnya realisasi PAD di Pemerintah Kabupaten Luwu.
“Jika memang terbukti ada kebocoran anggaran, kami tidak akan ragu untuk melakukan evaluasi di masing-masing OPD,” ucap Ketua Pemuda Muhammadiyah Luwu tersebut.
Ia menambahkan, pencapaian PAD tahun ini akan menjadi indikator objektif sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintahan baru.
“Ketidakmampuan OPD dalam mencapai target PAD tidak hanya mencerminkan kinerja buruk mereka, tetapi juga dapat menghambat program kerja Bupati nantinya,” pungkasnya.














Komentar