Polres Luwu Ungkap Kasus Penipuan Bermodus Mengatasnamakan Bupati Terpilih

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Luwu, A24 Media – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh dua pelaku dengan modus mengatasnamakan Bupati Luwu terpilih, H. Patahuddin.

Kasus ini bermula dari laporan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Pallanggi, yang menjadi korban penipuan setelah diminta menyerahkan sejumlah uang oleh seseorang yang mengaku sebagai utusan bupati terpilih.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (06/01/2025). Saat itu, korban berada di ruang kerjanya ketika seorang pria tak dikenal masuk dan menyampaikan bahwa dirinya diutus oleh Bupati Luwu terpilih untuk meminta uang sebesar Rp7 juta. Pelaku beralasan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk mengganti ban mobil bupati terpilih.

Untuk meyakinkan korban, pelaku melakukan panggilan telepon kepada seseorang yang berpura-pura sebagai H. Patahuddin. Dalam percakapan itu, korban mendengar suara di ujung telepon mengatakan, “Halo Pak Kadis, bisa dibantu-bantu itu anggota di situ untuk ganti ban mobil.”

Korban yang melihat foto profil kontak telepon bergambar H. Patahuddin semakin percaya dan menyerahkan uang yang diminta. Setelah menerima uang, pelaku segera meninggalkan kantor korban.

Baca Juga :  Viral! Warga Palopo Dikejutkan Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Lindung

Tidak lama setelah kejadian, korban menghubungi ajudan bupati terpilih untuk memastikan permintaan tersebut. Dari keterangan ajudan, diketahui bahwa H. Patahuddin tidak pernah mengeluarkan perintah semacam itu. Menyadari telah menjadi korban penipuan, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polres Luwu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua tersangka, yaitu:

1. Fahri alias Iccong (36), warga Dusun Wara, Desa Wara, Kecamatan Kamanre, yang berperan sebagai eksekutor yang menemui korban secara langsung.

2. Hayyul Muttaqim alias Fajar (38), warga BTN Mungkasa, Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, yang berpura-pura menjadi Bupati Luwu terpilih saat berbicara dengan korban melalui telepon.

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Jody Dharma mengungkapkan bahwa dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit telepon genggam yang digunakan pelaku, satu kaos putih bertuliskan “LABUBU” yang dikenakan saat beraksi, serta sebuah topi hitam.

Baca Juga :  Pemkab Luwu Gelar Pasar Murah di Kecamatan Bua, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Hingga kini, penyidik telah memeriksa lima saksi untuk melengkapi proses hukum terhadap kedua tersangka.

Kapolres Luwu AKBP Arisandi menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat untuk meminta uang.

Ia juga mengingatkan bahwa modus serupa bisa terjadi di daerah lain, terutama menjelang pelantikan serentak bupati dan wakil bupati terpilih dalam waktu dekat.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap modus penipuan seperti ini. Kasus serupa bisa terjadi di daerah lain dengan pola yang sama, terutama menjelang pelantikan serentak bupati dan wakil bupati terpilih di seluruh Indonesia” Ujar Kapolres Luwu, Arisandi

“Kami berharap pengungkapan kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi sebelum memberikan bantuan dalam bentuk apa pun,” Tambahnya.

Polres Luwu mengajak masyarakat untuk segera melapor jika mengalami kejadian serupa atau menemukan indikasi penipuan dengan modus yang sama, agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. (***)

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN
Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Berita Terbaru