Luwu, A24 Media – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, secara resmi membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PNM 2025 yang digelar di Lapangan Tenis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Sabtu (20/09/2025).
Program yang mengusung tema “NIB dan Halal Pondasi UMKM Menuju Usaha Profesional” ini diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) Cabang Palopo dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perbankan, pegadaian, serta ratusan nasabah PNM.
Dalam sambutannya, Wabup Dhevy menegaskan peran strategis UMKM sebagai penopang utama perekonomian nasional.
“Di Kabupaten Luwu, ribuan UMKM telah berkontribusi nyata dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menjaga ketahanan ekonomi, bahkan di masa pandemi,” ujarnya.
Ia menekankan, tantangan UMKM semakin kompleks dengan adanya persaingan pasar, tuntutan legalitas, dan standar kualitas produk. Karena itu, legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal menjadi pondasi penting untuk membangun usaha yang lebih profesional dan berdaya saing.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, kami menyampaikan apresiasi kepada PNM Cabang Palopo atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan literasi usaha bagi pelaku UMKM,” tambahnya.
Wabup berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha dan sertifikasi halal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan dunia usaha dalam mendorong UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Pimpinan PNM Cabang Palopo, Eka Pradana Wijaya, menjelaskan jumlah nasabah PNM di Kabupaten Luwu mencapai lebih dari 17 ribu orang, tersebar di Belopa, Larompong, Bua, Ponrang, dan Walenrang. Menariknya, seluruh nasabah tersebut adalah perempuan.
“PNM hadir untuk membantu masyarakat membuka usaha melalui permodalan. Peserta yang hadir kali ini adalah mereka yang sudah memiliki usaha, dan kami dorong agar bisa naik kelas,” terang Eka.
Ia menambahkan, Program PKU secara rutin digelar untuk memberikan edukasi literasi keuangan, termasuk pemahaman pembiayaan dan produk usaha.
“Kami ingin pelaku usaha memahami pentingnya memiliki NIB dan sertifikat halal agar usahanya semakin berkembang. Karena itu, PNM bersinergi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, UMKM, serta Dinas Kesehatan dalam pengurusan NIB dan sertifikasi halal,” pungkasnya.














Komentar