MAKASSAR, A24MEDIA – Rapat Koordinasi yang dipimpin Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (09/02/2026), menyisakan catatan tersendiri. Seluruh kepala daerah dari kawasan Luwu Raya tercatat tidak menghadiri agenda strategis tersebut.
Rakor ini digelar sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul, Jawa Barat, pada awal Februari lalu.
Meski tanpa kehadiran kepala daerah dari Luwu Raya, rapat tetap berjalan dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan secara lengkap. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Danlantamal VI Makassar, serta perwakilan Koopsudnas.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman turut didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan mayoritas bupati dan wali kota dari kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan hadir secara langsung. Sebagian lainnya diwakili oleh wakil kepala daerah atau pejabat yang ditunjuk.
Namun, kursi yang disiapkan bagi perwakilan Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo terlihat kosong tanpa kehadiran maupun perwakilan resmi. Hingga rapat berlangsung, belum ada keterangan resmi mengenai alasan ketidakhadiran kolektif para pimpinan daerah dari Luwu Raya tersebut.
Dalam arahannya, Gubernur Sulsel menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk penekanan pada disiplin kebersihan lingkungan.
“Kita juga fokus pada bersih-bersih. Setiap Jumat kita rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih,” ujar Andi Sudirman di hadapan peserta rapat.
Selain menindaklanjuti arahan Presiden, rakor juga membahas sejumlah agenda prioritas, di antaranya pengembangan transportasi seaplane serta program penataan dan estetika kawasan perkotaan. Hingga berita ini disusun, forum diskusi masih berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.














Komentar