Pertumbuhan Ekonomi Luwu Melonjak di 2025, Pertanian dan Kakao Jadi Andalan

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Luwu, H. Patahudding

Bupati Luwu, H. Patahudding

LUWU, A24Media — Kinerja ekonomi Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pemerintah daerah mencatat pertumbuhan mencapai 7,43 persen, meningkat tajam dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 4,36 persen. Bupati Luwu, H Patahudding, menyampaikan capaian tersebut saat menjadi narasumber dalam program Jurnal Nusantara di KompasTV, Kamis (09/04/2026).

Menurutnya, sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Peningkatan produksi padi sawah dinilai berperan besar, ditopang oleh perbaikan infrastruktur irigasi serta peningkatan indeks pertanaman.

“IP kita naik dari 1,8 menjadi 2,2, dan ke depan ditargetkan bisa mencapai 2,5 pada 2027,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, strategi peningkatan produksi juga dilakukan melalui program kemandirian benih. Pemerintah menyiapkan demplot benih bersertifikat dengan varietas yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan ketersediaan air di masing-masing wilayah. Selain itu, pengembangan sistem irigasi pompa (irpon) menjadi solusi atas keterbatasan jaringan irigasi, sehingga lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif kini mulai dimanfaatkan.

Baca Juga :  Bupati Luwu Resmikan Pembinaan GENTING, Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting

Tak hanya itu, Pemkab Luwu turut mendorong keterlibatan generasi muda melalui pembentukan Brigade Pangan Pertanian Milenial. Saat ini, lebih dari 100 brigade telah terbentuk dan mengelola lahan antara 150 hingga 200 hektare per kelompok.

“Mulai dari pengolahan lahan hingga panen dikelola oleh brigade milenial dengan dukungan teknologi modern,” jelasnya.

Para anggota brigade difasilitasi alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk penggunaan drone untuk menunjang efisiensi kerja di lapangan. Di sektor perkebunan, kakao menjadi fokus pengembangan sebagai komoditas unggulan daerah. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan dukungan berupa bantuan bibit untuk pengembangan 8.000 hektare lahan atau setara 8 juta pohon kakao.

“Ini menjawab kebutuhan petani akan bibit unggul. Kami yakin dalam waktu dua tahun sudah mulai terlihat hasilnya,” kata Patahudding.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian yang diberikan kepada petani di Luwu melalui bantuan bibit ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kupas Tuntas PKH, Camat Larompong Selatan: Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran dan Mendorong Kemandirian Keluarga

Sepanjang 2025, sekitar 200 ribu bibit kakao telah disalurkan kepada petani. Ke depan, pemerintah menargetkan distribusi mencapai 10 juta bibit atau setara 10.000 hektare.

Selain kuantitas, kualitas kakao juga menjadi perhatian serius. Petani didorong untuk menerapkan proses fermentasi agar mutu dan harga jual kakao meningkat. Untuk menjaga pendapatan petani selama masa tanam, mereka juga dianjurkan menanam jagung sebagai tanaman sela.

Dalam mendukung pengembangan sektor ini secara berkelanjutan, Pemkab Luwu membentuk tim terpadu lintas OPD yang melakukan pendampingan dari hulu hingga hilir, termasuk edukasi pascapanen. Di tengah upaya tersebut, minat investor terhadap kakao Luwu juga mulai meningkat. Pemerintah daerah pun menargetkan pembangunan pabrik pengolahan kakao sebagai langkah hilirisasi.

“Harapannya, kakao Luwu kembali berjaya dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada 2028,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru