LUWU, A24Media — Bupati Luwu, Patahudding, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Forum Kabupaten Sehat yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakat.
Rakor tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah hingga perwakilan masyarakat dan dunia usaha. Forum Kabupaten Sehat dinilai memiliki peran vital sebagai wadah integrasi program dan kebijakan yang berorientasi pada pembangunan kesehatan berkelanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan Luwu, dr. Rosnawary, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pihaknya sebagai leading sector terus mendorong implementasi program kesehatan secara terpadu. Sejumlah kemajuan telah dicapai, di antaranya peningkatan akses layanan kesehatan dasar, penguatan program promotif dan preventif, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Selain itu, keberhasilan lain juga ditunjukkan melalui peningkatan jumlah desa Open Defecation Free (ODF), yang menandakan masyarakat telah meninggalkan praktik buang air besar sembarangan. Luwu juga berhasil mempertahankan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Swasti Saba Wistara ke-3 di bidang kesehatan lingkungan.
Ketua Forum Kabupaten Sehat Luwu, Kurniah Patahudding, menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen, terutama di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. Menurutnya, capaian yang diraih tidak lepas dari kolaborasi yang solid antar lembaga.
Ia juga mengapresiasi kontribusi semua pihak yang telah mengantarkan Kabupaten Luwu meraih penghargaan Swasti Saba Wistara Tahun 2025. Kurniah mengajak seluruh anggota forum untuk terus menjaga komitmen serta meningkatkan sinergi demi keberlanjutan program.
“Peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan agar kita bisa terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk memanfaatkan lahan pekarangan masyarakat secara optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus kesejahteraan warga.
Sementara itu, Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas program.
“Ini adalah hasil kerja bersama yang patut kita syukuri. Namun, capaian ini bukan tujuan akhir, melainkan pijakan untuk meraih target yang lebih tinggi,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, menargetkan peningkatan status menuju penghargaan Swasti Saba Wistara Paripurna pada tahun 2027, sebagai bentuk komitmen dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat yang lebih optimal.
Melalui rakor ini, diharapkan tercipta kesamaan visi dan komitmen antar seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kabupaten Luwu yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.














Komentar