LUWU, A24Media – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu terus mendorong rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) sebagai upaya mempermudah akses bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat nelayan di wilayah pesisir.
Kehadiran SPBUN dinilai penting mengingat BBM menjadi salah satu kebutuhan utama nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Selama ini, akses terhadap bahan bakar yang mudah dan terjangkau menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran nelayan sebelum turun melaut.
Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, mengatakan pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti proses pengajuan pembangunan SPBUN tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Rencana pembangunan fasilitas BBM khusus nelayan itu juga mendapat dukungan dari Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono. Dukungan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti Pemkab Luwu melalui koordinasi dan proses pengajuan sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurut Dhevy, keberadaan SPBUN nantinya diharapkan memberikan kemudahan bagi nelayan dalam memperoleh BBM sekaligus mengurangi kendala pemenuhan kebutuhan bahan bakar untuk aktivitas melaut.
Selain memberikan kemudahan akses BBM, pembangunan SPBUN juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas nelayan serta memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Luwu.
Pemkab Luwu tidak hanya mendorong pembangunan SPBUN. Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan pengembangan Kampung Nelayan melalui sinergi dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Pengembangan Kampung Nelayan tersebut diharapkan dapat menghadirkan fasilitas pendukung yang lebih memadai sekaligus membangun ekosistem ekonomi pesisir yang mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, rencana pembangunan SPBUN di Kabupaten Luwu saat ini masih berada pada tahap koordinasi dan pengajuan. Dengan demikian, fasilitas tersebut belum beroperasi dan masih membutuhkan tindak lanjut terkait proses administrasi maupun teknis sebelum pembangunan dapat direalisasikan.
Pemkab Luwu berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat proses tersebut sehingga SPBUN bisa segera hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.
Jika terealisasi, keberadaan SPBUN di pesisir Luwu diharapkan menjadi fasilitas strategis bagi nelayan, khususnya dalam memperoleh BBM dengan akses yang lebih dekat dan mudah.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Pemkab Luwu dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat pesisir secara berkelanjutan.














Komentar