LUWU, A24Media – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu melakukan langkah tindak lanjut terhadap dampak kabut asap dengan memberikan edukasi kesehatan dan membagikan masker kepada siswa sekolah dasar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, di SDN 60 Ponrang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary Basir, memimpin langsung kegiatan bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) serta tim Farmasi dari Bidang Sumber Daya Kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, tim Dinkes Luwu menyosialisasikan dampak kabut asap terhadap kesehatan sekaligus menyampaikan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan asap. Selain edukasi, masker juga dibagikan kepada seluruh siswa di sekolah tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap dampak buruk kualitas udara yang menurun.
Anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam kondisi udara berasap. Karena itu, edukasi sejak dini mengenai penggunaan masker dan upaya mengurangi paparan asap dinilai penting untuk membantu melindungi kesehatan siswa selama kondisi tersebut berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Luwu berharap para siswa memahami bahaya kabut asap dan dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan saat terjadi kabut asap, terutama dengan memperhatikan kondisi anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah sebelumnya diduga berkaitan dengan sejumlah faktor, termasuk kondisi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Namun, penyebab serta tingkat paparan di setiap wilayah tetap memerlukan pemantauan dan informasi dari instansi terkait.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Dinkes Luwu














Komentar