Catatan Akhir Tahun Ketua KKLR Sulsel Tentang Pembentukan Provinsi Luwu Raya

- Jurnalis

Rabu, 1 Januari 2025 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR — Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, kembali mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ia menegaskan, cita-cita besar tersebut harus dilakukan seiring dengan upaya pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dari Kabupaten Luwu sebagai salah satu langkah strategis yang tidak terpisahkan.

Dalam keterangannya kepada awak media di Makassar pada Selasa (31/12/2024) malam, Hasbi menyampaikan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya adalah kebutuhan mendesak untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Tana Luwu.

“Kita sadari bersama bahwa Provinsi Luwu Raya ini adalah cita-cita dan kebutuhan bersama. Tujuannya jelas, yakni untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan dan meningkatkan pembangunan di Tana Luwu,” ujar Hasbi.

Namun, ia menekankan bahwa upaya pembentukan provinsi baru ini tidak dapat dilepaskan dari syarat administratif pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). Salah satu syarat tersebut adalah terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah sebagai daerah baru hasil pemekaran dari Kabupaten Luwu.

Baca Juga :  Bupati Luwu Temui Massa Aksi, Tegaskan Dukungan Pemekaran Provinsi Luwu Raya

“Ini harus sejalan diperjuangkan. Tidak boleh terpisah-pisah. Kita harus jemput momentum politik yang ada dengan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mewujudkan harapan bersama ini,” tegas Hasbi.

Hasbi juga menyoroti pentingnya persatuan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat Luwu Raya.

Menurutnya, keberhasilan perjuangan ini memerlukan kontribusi dari berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat, politisi, hingga generasi muda yang memiliki perhatian khusus terhadap masa depan Luwu Raya.

“Saya mengajak kepada seluruh pihak yang memiliki concern terhadap Luwu Raya untuk memberikan kontribusi dan peran sesuai kapasitas masing-masing. Ini adalah tanggung jawab bersama demi kesuksesan ikhtiar kita di tahun mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hasbi mengungkapkan optimismenya bahwa tahun 2025 akan menjadi momen penting untuk mengakselerasi perjuangan ini.

Baca Juga :  Bupati Luwu dan Wakil Wali Kota Palopo Terima Dokumen Akademik Usulan Provinsi Luwu Raya

Menurutnya, dukungan politik yang ada saat ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk mempersiapkan segala kebutuhan, baik dari sisi administratif, sosial, maupun politik.

“Insya Allah tahun 2025 kita optimalkan perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya dan sekaligus Kabupaten Luwu Tengah. Ini adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pemerataan pembangunan dan pelayanan yang lebih baik,” tuturnya.

Perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya telah menjadi aspirasi yang lama disuarakan oleh masyarakat di wilayah ini.

Harapannya, dengan terbentuknya provinsi baru dan pemekaran kabupaten, wilayah Tana Luwu dapat mengalami kemajuan yang lebih signifikan, terutama dalam aspek infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi.

Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Luwu Raya sebagai salah satu kawasan strategis di Sulawesi Selatan.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Sulsel, Sorowako Jadi Pusat Kegiatan
Komisi III DPR Minta Aktivitas PT Masmindo di Lahan Sengketa Rante Balla Dihentikan Sementara
Dari Henan ke Belopa: Pengusaha Restoran Shanghai Akan Nikahi Gadis Luwu, Uang Panai’ Rp200 Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Berita Terbaru

Berita

Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WITA