RR Meninggal Usai Dirawat Karena Lakalantas, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Luwu, A24 Media — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru, dr. Daud, memastikan bahwa RR, seorang anak di bawah umur asal Desa Taramatekkeng, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sempat menjalani perawatan sebagai pasien kecelakaan lalu lintas sebelum akhirnya meninggal dunia.

Melalui pernyataan tertulis yang disampaikan pada Sabtu (31/05/2025), dr. Daud mengungkapkan bahwa RR mulai dirawat sejak terjadinya kecelakaan pada Rabu (28/05/2025).

Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dua hari kemudian, tepatnya pada Jumat (30/05/2025).

Baca Juga :  Warga Luwu Desak Pemda dan DPRD Terbitkan Surat Tegas ke Pertamina, Minta Layanan Jerigen di SPBU Dihentikan

“Korban dirawat di RSUD Batara Guru sebagai pasien lakalantas,” tegas dr. Daud.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Luwu, AKP Jhody Darma, membenarkan bahwa kasus tersebut bermula dari laporan insiden kecelakaan lalu lintas. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya laporan dari pihak keluarga yang menduga korban mengalami penganiayaan hingga menyebabkan kematian.

“Kami tengah mendalami laporan tersebut dan memeriksa sejumlah saksi terkait,” kata AKP Jhody.

Humas Polres Luwu menambahkan, pada Sabtu (31/05/2025) pukul 10.00 WITA, orang tua RR secara resmi melaporkan dugaan tindak penganiayaan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Luwu.

Baca Juga :  Kebakaran Dini Hari Hanguskan Delapan Kios di Pasar Andi Tadda Palopo

Dalam laporan itu, keluarga turut mencantumkan permintaan autopsi terhadap jenazah RR, yang diduga mengalami kekerasan oleh seorang berinisial IS.

“Penyidik telah mengajukan permintaan autopsi kepada Tim Forensik Polda Sulsel. Tim forensik dari Makassar telah tiba pada Minggu (01/06/2025) pukul 14.00 WITA.

Autopsi dijadwalkan dilaksanakan pada Senin (02/06/2025) di RSUD Sawerigading, Kota Palopo,” ujar perwakilan Humas Polres Luwu.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN
Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Berita Terbaru