Luwu, A24 Media — Suasana khidmat menyelimuti halaman Masjid Agung Luwu pada Selasa malam, (01/07/2025), saat Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar Dzikir dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu.
Ribuan warga hadir bersama jajaran pemerintah daerah, melantunkan doa dan dzikir bersama sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Luwu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag, bersama Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu, SH, serta Ketua TP-PKK Hj. Kurniah Patahudding, A.Md., dan Ketua Bidang I TP-PKK Nilasari Dhevy Bijak, SKM. Turut hadir Sekda Luwu Drs. H. Sulaaiman, MM, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, serta masyarakat umum.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori Supri Masbah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, Bupati Luwu mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT yang memungkinkan terlaksananya kegiatan dzikir dan tabligh akbar yang sarat makna ini.
“Ini adalah momen pertama kali Hari Jadi Kabupaten Luwu diperingati secara khusus sejak terbentuk 66 tahun lalu. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kedamaian, dan keimanan bagi kita semua,” ujar Bupati.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga momen refleksi atas perjalanan Kabupaten Luwu yang penuh dinamika. Ia menegaskan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga spiritual.
“Pembangunan sejati adalah yang seimbang antara lahir dan batin. Kemajuan akan lebih berarti bila dilandasi iman, akhlak, dan keberkahan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa memohon ampunan, petunjuk, serta keberkahan bagi Kabupaten Luwu agar senantiasa dalam keadaan damai dan dipimpin oleh pemimpin yang amanah.
Dzikir dipimpin oleh Almukarram Habib Mahmud Umar Al Hamid, sementara penceramah utama dalam tabligh akbar malam itu adalah Ustad Muhammad Yusuf, S.Sos.I., MA. Dalam ceramahnya, Ustad Yusuf mengangkat tema tentang peran istri dalam mendukung suami serta pentingnya keberkahan dalam rumah tangga.
“Di balik pemimpin yang sukses, ada istri yang luar biasa. Doa seorang istri bahkan tiga kali lebih cepat diijabah daripada suami,” kata Ustad Yusuf, yang disambut anggukan para jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya tiga sosok perempuan dalam kehidupan: ibu, istri, dan anak perempuan.
“Doa ibu membuka pintu langit, doa istri penuh kekuatan, dan anak perempuan yang salehah bisa menjadi pelindung orang tuanya dari api neraka,” tuturnya.
Kegiatan tabligh akbar ditutup dengan dzikir dan doa bersama. Ribuan jamaah tampak larut dalam kekhusyukan. Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu pun terasa lebih mendalam dengan nuansa religius yang menyentuh hati.














Komentar