Demo di Mapolres Palopo, Mahasiswa Minta Penegakan Hukum Berpihak pada Rakyat

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Palopo, A24 Media — Aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aksi Solidaritas Masyarakat Kota Palopo berlangsung damai di depan Mapolres Palopo, Sabtu (30/08/2025).

Sekitar 300 mahasiswa yang mengenakan pakaian serba hitam membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 17.30 WITA, usai menyampaikan aspirasi mereka.

Unjuk rasa dimulai sejak pukul 14.48 WITA dari kawasan Islamic Center, berlanjut ke kantor Wali Kota Palopo, dan berakhir di Mapolres Palopo. Dalam orasinya, Jenderal Lapangan, Didit Prananda, menuntut pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya.

“Selama lima tahun menjabat, Kapolri gagal mengontrol jajaran hingga ke daerah. Banyak laporan masyarakat yang mandek bertahun-tahun tanpa kejelasan, belum lagi aksi represif aparat dalam mengawal demonstrasi di berbagai daerah,” tegas Didit.

Baca Juga :  Bupati Luwu Tegaskan Hutan Simoma Tetap Dipertahankan Sebagai Hutan Penelitian Dan Pendidikan

Selain mendesak revisi Undang-Undang Kepolisian, massa juga menuntut pembebasan peserta aksi yang ditangkap di sejumlah wilayah. Mereka berharap aspirasi ini dapat diteruskan Kapolres Palopo kepada pimpinan Polri di tingkat pusat.

Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma, yang menemui langsung para demonstran di depan gerbang Mapolres, menyatakan pihaknya siap menyampaikan aspirasi tersebut.

“Kami tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi pimpinan. Namun, setiap aspirasi yang disampaikan akan kami teruskan. Kami juga mengimbau agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan secara tertib demi menjaga situasi Kota Palopo tetap aman dan kondusif,” ujar Dedi.

Baca Juga :  Kecelakaan Tunggal di BTN Merdeka Palopo, Satu Pemuda Tewas dan Satu Kritis

Aksi ini digelar dengan pengamanan ketat aparat kepolisian dan TNI. Meski begitu, massa menegaskan kehadiran mereka bukan sekadar unjuk rasa, melainkan peringatan keras agar aparat hukum tidak lagi abai terhadap suara rakyat.

Didit juga menegaskan, aksi serupa akan berlanjut pada Senin pekan depan di depan kantor DPRD Palopo setelah dilakukan konsolidasi internal.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Menyelimuti Luwu, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Smog dan Polusi Udara
Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN
Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Asap Menyelimuti Luwu, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Smog dan Polusi Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Berita Terbaru