Daftar Menu Tak Lazim, Kafe Palopo Jadi Sorotan Se-Palopo Raya

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALOPO, A24MEDIA – Sebuah kafe di pusat Kota Palopo menuai sorotan publik bukan karena sajian kopi atau makanan, melainkan karena penggunaan istilah-istilah vulgar dalam daftar menunya. Menu tersebut memuat nama-nama berbahasa lokal yang merujuk pada organ tubuh dan area sensitif, sehingga memicu perdebatan mengenai batas kewajaran ekspresi budaya dalam ruang usaha yang terbuka untuk umum.

Sejumlah tokoh budaya dan masyarakat menilai penggunaan bahasa tersebut telah melewati batas. Budayawan Tana Luwu, Sharma Hadeyang, mengecam keras tindakan tersebut.

“Ini bukan persoalan lucu-lucuan. Sangat tidak mendidik. Tempat usaha yang melayani publik seharusnya menjaga adab. Apa yang tercantum di menu itu melanggar norma kesopanan yang kita junjung,” tegas Sharma, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga :  Kunjungan Wisman ke Istana Kedatuan Luwu: Diplomasi Budaya Palopo ke Dunia Internasional

Sikap serupa disampaikan Syafruddin Jalal, yang menyebut tindakan itu sebagai bentuk kelancangan dan tidak pantas ditampilkan di lingkungan publik.

Di tengah kritik yang deras, muncul pula pembelaan bahwa istilah-istilah tersebut dianggap lumrah dalam percakapan sehari-hari dan kemungkinan dimaksudkan sebagai gimmick atau strategi pemasaran yang mengandalkan efek kejut.

Namun, alasan tersebut tidak mampu meredam kritik. Para penentang menilai bahwa memasukkan istilah sensitif ke dalam menu yang bisa diakses semua kalangan—termasuk anak-anak—merupakan bentuk pengabaian etika publik.

Kontroversi ini memunculkan diskusi lebih luas tentang bagaimana pelaku usaha menyesuaikan kreativitas dengan norma sosial. Pertanyaan pun mengemuka: apakah seluruh ekspresi bahasa lokal dapat dibawa ke ruang komersial? Di mana batas antara kreativitas promosi dan pelanggaran kesopanan?

Baca Juga :  Pemkab Luwu Imbau Pegawai Laksanakan Sholat Berjamaah dan Dzikir Bersama

Kafe yang seharusnya menjadi tempat nyaman untuk berkumpul kini terseret ke dalam perdebatan antara kebebasan berkreasi pemilik dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, perbincangan terkait menu kontroversial tersebut masih ramai di media sosial dan menjadi topik hangat di berbagai sudut kota. Pemilik kafe telah menyampaikan permohonan maaf, namun tekanan publik tetap mengarah pada perlunya langkah tegas.

Pemerintah Daerah Palopo kini dinantikan untuk memberikan keputusan yang dapat menjadi rujukan mengenai batasan etika, adat, dan kepentingan bisnis di Tana Luwu.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN
Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako
Bentrokan di Palopo Berlangsung 11 Menit, Satu Pemuda Tewas
Dekopinda Luwu Jajaki Inovasi Koperasi dan UMKM di Harkopnas ke-79 Sorowako, POS SIMOMA Jadi Inspirasi
Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah Pengabdian
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:47 WITA

Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:20 WITA

Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:16 WITA

Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WITA

PS Luwu U-15 Tembus 8 Besar Nasional Piala Soeratin 2026, Siap Berlaga di IKN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Meriahkan Harkopnas ke-79, Gubernur Sulsel, Menteri Koperasi dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan di Sorowako

Berita Terbaru