Kasus Pembunuhan Feni Eri Terungkap, Begini Kronologi Mengerikan Pembunuhan Yang Dilakukan Oleh Pelaku

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 06:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Palopo, A24 Media – Kepolisian Resor (Polres) Palopo akhirnya mengungkap kasus pembunuhan Feni Ere (28), seorang sales Honda Sanggar Laut yang ditemukan tewas di Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo. Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Polres Palopo pada Jumat (21/03/2025).

Kapolres Kota Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, mengonfirmasi bahwa pelaku pembunuhan tersebut bukanlah pacar korban, maupun kerabat terdekat. Pelaku yang berinisial AY (35), warga Jalan Nanakang, Kelurahan Amasangan, Kota Palopo, diketahui sering mangkal di sekitar rumah korban bersama teman-temannya.

Menurut Kapolres, pelaku merupakan kerabat dekat korban dan bertindak secara tunggal dalam kasus yang diduga sebagai pembunuhan berencana ini.

“Pelaku merupakan warga Jalan Nanakang, Kelurahan Amasangan, Kota Palopo, dan merupakan kerabat dekat korban. Kasus ini adalah pembunuhan berencana yang dilakukan oleh pelaku tunggal,” jelas AKBP Safi’i.

Kapolres memaparkan bahwa pada malam kejadian, pelaku sedang minum ballo (minuman khas lokal) di dekat rumah korban. Sekitar pukul 02.00 WITA dini hari, pelaku menerobos masuk ke rumah korban melalui tembok belakang dan mendapati Feni Ere sedang tidur mengenakan daster.

Baca Juga :  Appi Dikabarkan Mundur dari Bursa Ketua Golkar Sulsel, DPD II Takalar Sebut Informasi Disampaikan Langsung

Korban sempat kaget dan berusaha melawan, namun pelaku memaksa korban kembali ke kamar. Dalam perlawanan tersebut, kepala korban dibenturkan hingga tidak sadarkan diri dan mengeluarkan darah. Pelaku kemudian membersihkan darah dan mengambil kunci mobil korban.

“Korban diikat dengan sangat rapi karena pelaku memang ahli dalam mengikat. Setelah itu, jenazah Feni Ere dibawa ke Battang untuk dikubur,” ujar AKBP Safi’i.

Setelah menguburkan korban, pelaku membawa koper dan barang-barang milik korban, termasuk mobil, ke sebuah rumah di Makassar.

Mobil tersebut ditinggalkan di Makassar, tempat pelaku pernah tinggal saat bekerja di kota tersebut. Sementara itu, barang-barang lainnya disimpan di rumah pelaku di Jalan Nanakang, Kota Palopo.

“Pelaku memilih lokasi penguburan di Battang karena dia sering mendaki dan mencintai alam di daerah tersebut,” tambah Kapolres.

Tim penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku melalui sidik jari yang ditemukan di mobil korban. Sidik jari tersebut memiliki kemiripan dengan pelaku, sehingga tim melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di Luwu Utara.

Baca Juga :  Pemkab Luwu Terima Kunjungan Pokja PWI, Dorong Penguatan Kemitraan dengan Media

“Dari sidik jari yang diamankan di mobil, ada kemiripan dengan pelaku. Indikasinya sangat kuat, sehingga tim melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di Luwu Utara,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, Sayyid Ahmad, menegaskan bahwa kasus ini merupakan hal yang serius dan memerlukan penanganan khusus.

Ia juga mengumumkan bahwa pihak kepolisian akan segera melakukan rekonstruksi kejadian bersama pelaku untuk mengungkap detail proses pembunuhan.

“Kasus ini merupakan hal yang serius dan harus ditangani dengan seksama. Oleh karena itu, kami akan melakukan rekonstruksi bersama pelaku untuk mengungkap proses terjadinya pembunuhan tersebut,” ujar Sayyid Ahmad.

Pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menangani tindak kriminal, terutama kasus pembunuhan.

Kapolres Palopo juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keamanan lingkungan sekitar. Proses hukum terhadap pelaku akan terus dilanjutkan untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarga.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Kemendagri Dikabarkan Terbitkan SK Pemberhentian Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Plt Bupati Gowa
Syukuran Bersama Masyarakat Kamanre, Bupati Luwu Patahudding Tekankan Kinerja, Etika, dan Persatuan
Dinkes Luwu Turun ke SDN 60 Ponrang, Bagikan Masker dan Edukasi Bahaya Kabut Asap
Asap Menyelimuti Luwu, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Smog dan Polusi Udara
Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN
Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:46 WITA

BREAKING NEWS: Kemendagri Dikabarkan Terbitkan SK Pemberhentian Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:29 WITA

Syukuran Bersama Masyarakat Kamanre, Bupati Luwu Patahudding Tekankan Kinerja, Etika, dan Persatuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dinkes Luwu Turun ke SDN 60 Ponrang, Bagikan Masker dan Edukasi Bahaya Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Asap Menyelimuti Luwu, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Smog dan Polusi Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN

Berita Terbaru