Warga Desa di Jalur Tambang Bajo dan Bajo Barat Andalkan Pertanian, Harapkan Perbaikan Bendung Lekupini

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU — Warga di sejumlah desa yang berada di jalur akses tambang Kecamatan Bajo dan Bajo Barat menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Namun, sejak Bendung Lekupini mengalami kerusakan lebih dari dua tahun lalu, lahan sawah di Desa Marinding tak lagi dapat diolah dan kini menjadi lahan tidur.

Ketua BPD Marinding, Drs. Baso Gata, saat ditemui Harian Palopo Pos, Rabu (29/10/2025), menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Luwu, H. Patahudding, terhadap pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di daerah tersebut. Meski begitu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Luwu segera melakukan perbaikan terhadap Bendung Lekupini yang berada di wilayah Bajo Barat.

Baca Juga :  Malam Puncak HJL ke-758 dan HPRL ke-80, Bupati Luwu Angkat Nilai Luhur Sejarah dan Budaya

“Bendung Lekupini merupakan sumber utama air bagi masyarakat karena mengairi ratusan hektare sawah di Desa Marinding, Tumbubara, Kadong-kadong, dan Tallang Bulawang. Setelah bendung rusak akibat banjir bandang, sekitar 200 hektare sawah di beberapa desa tidak bisa ditanami lagi. Kami sangat berharap pemerintah segera memperbaiki bendung ini agar petani bisa kembali menggarap sawahnya,” ujar Baso Gata.

Kepala Dinas PUTR Luwu, Ir. Ikhsan Asaad, ST, MT, CCMS, yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut, kerusakan Bendung Lekupini berdampak langsung pada tidak terairinya ratusan hektare sawah di wilayah sekitar jalur tambang.

Baca Juga :  Wabup Luwu Prakarsai Perdamaian Antar Kelompok Pemuda di Walmas

“Tahun ini, Bendung Lekupini akan ditangani oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) dengan anggaran sekitar Rp17,5 miliar. Pekerjaan ini dilaksanakan bersamaan dengan perbaikan Bendung Makawa Walmas senilai Rp11,2 miliar,” jelas Ikhsan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Harian Palopo Pos, Bendung Lekupini berfungsi mengairi sekitar 1.000 hektare lahan persawahan. Perbaikan akan meliputi pembenahan bangunan sifon dan sejumlah komponen lain menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2025, dengan pelaksana proyek dari PT Brantas Abipraya.

Follow WhatsApp Channel a24media.web.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Kemendagri Dikabarkan Terbitkan SK Pemberhentian Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Plt Bupati Gowa
Syukuran Bersama Masyarakat Kamanre, Bupati Luwu Patahudding Tekankan Kinerja, Etika, dan Persatuan
Dinkes Luwu Turun ke SDN 60 Ponrang, Bagikan Masker dan Edukasi Bahaya Kabut Asap
Asap Menyelimuti Luwu, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Smog dan Polusi Udara
Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN
Dinkes Luwu Terbitkan Surat Edaran Waspada Karhutla dan Kekeringan, Puskesmas Diminta Siaga
Bupati Luwu Temui Warga Bua, Paparkan Program Prioritas dan Peluang Bantuan Pembangunan
Kabar Duka, Basri “Gonrong” Mantan Kepala Biro Harian Fajar Palopo Meninggal Dunia
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:46 WITA

BREAKING NEWS: Kemendagri Dikabarkan Terbitkan SK Pemberhentian Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:29 WITA

Syukuran Bersama Masyarakat Kamanre, Bupati Luwu Patahudding Tekankan Kinerja, Etika, dan Persatuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dinkes Luwu Turun ke SDN 60 Ponrang, Bagikan Masker dan Edukasi Bahaya Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Asap Menyelimuti Luwu, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Smog dan Polusi Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat Hasil Merger OPD, Tegaskan Penataan Organisasi dan Peningkatan Kinerja ASN

Berita Terbaru